Ilustrasi gelombang laut/ (BP/Dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Bali dan sekitarnya hingga 25 Maret 2026.

Prakirawan BBMKG, Luh Eka Arisanti, Minggu (22/3), menyampaikan bahwa ketinggian gelombang di Selat Lombok bagian selatan berpotensi mencapai hingga empat meter.

Kondisi ini dinilai berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal feri dan kapal berukuran kecil, terlebih dengan kecepatan angin yang dapat mencapai 21 knot.

Baca juga:  Penutupan Dermaga Rakyat Diperpanjang

Sementara itu, di wilayah Selat Lombok bagian utara, Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, hingga perairan selatan Bali, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.

Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, pola angin di perairan utara Bali bergerak dari arah barat daya hingga barat laut. Sedangkan di perairan selatan Bali, angin dominan bertiup dari arah selatan ke barat.

BBMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, serta operator transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut. (Winata/balipost)

Baca juga:  Lomba Karikatur, Gali Potensi Generasi Muda Bali
BAGIKAN