Salah satu pos PMI di wilayah Kabupaten Tabanan. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Untuk mendukung kelancaran dan keselamatan pemudik Lebaran, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan menyiagakan tiga pos pelayanan kesehatan di sejumlah titik jalur mudik di wilayah Tabanan. Pos tersebut disiapkan guna memberikan pertolongan pertama bagi pengendara yang mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan selama perjalanan.

Tiga pos layanan tersebut ditempatkan di Pos Polisi Abiantuwung, Pos Patung Adipura, dan Pos Polisi Banjar Lumajang.

Kepala Markas PMI Kabupaten Tabanan, Satrio Sabariman, mengatakan pendirian pos pelayanan kesehatan ini merupakan tindak lanjut dari imbauan PMI Pusat dan PMI Provinsi Bali dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pemudik yang melakukan perjalanan jauh.

Baca juga:  Dari Kasus Fahrenheit Diambil Alih Mabes hingga Layanan Pengaduan Robot Trading

Menurutnya, pos pelayanan tersebut mulai dioperasikan sejak 14 hingga 17 Maret 2026 selama periode arus mudik. Dalam pelaksanaannya, PMI menerapkan sistem mobiling dengan menyisir jalur mudik dari Pos Abiantuwung hingga Pos Banjar Lumajang. “Sistemnya kami mobiling mulai dari Pos Abiantuwung sampai Pos Banjar Lumajang mulai pukul 13.00 hingga 19.00 WITA,” jelasnya.

Setiap pos dijaga tiga hingga empat personel PMI yang dilengkapi dengan ambulans, peralatan kesehatan, vitamin, serta obat-obatan untuk mendukung pelayanan pertolongan pertama.

Baca juga:  Tabanan Laporkan Tambahan Kasus di Atas 50 Orang, Dua Klaster Ini Jadi Penyumbangnya

Selain memberikan layanan di pos, petugas PMI juga siap melayani panggilan jika terdapat pengendara yang membutuhkan pertolongan, seperti mengalami kelelahan, membutuhkan terapi ringan, maupun pemeriksaan kesehatan sederhana yang dapat ditangani di lokasi. Namun apabila terjadi kondisi darurat seperti kecelakaan lalu lintas, pihak PMI akan berkoordinasi dengan kepolisian maupun rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Satrio menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama melintas di wilayah Tabanan. Sementara itu, untuk mengantisipasi arus balik Lebaran, PMI Tabanan kembali akan mengaktifkan pos pelayanan kesehatan tersebut pada 24 hingga 27 Maret 2026. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Keluarga PMI Asal Yehembang Kauh Harap Pemulangan Jenazah dari Polandia Bisa Segera Dilakukan
BAGIKAN