Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto saat menghadiri rapat koordinasi terkait perayaan Nyepi dan Idul Fitri, di Kantor Gubernur Bali. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Untuk penanganan potensi konflik sosial saat perayaan Nyepi dan Idul Fitri, Kodam IX/Udayana berkomitmen mendukung penuh upaya pemerintah daerah serta kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Bahkan, Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto mengoptimalkan peran Babinsa dalam melakukan deteksi dini.

Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, sangat penting.

Baca juga:  Kapolres Turun Langsung, Seng Protes di Sawah Jatiluwih Dituntaskan

“Kodam IX/Udayana telah menginstruksikan seluruh satuan jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan wilayah. Termasuk mengoptimalkan peran Babinsa melakukan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial di tengah masyarakat,” tegas Mayjen Piek Budyakto, Senin (16/3), saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) di Kantor Gubernur Bali.

Lebih lanjut, Piek Budyakto menyampaikan, stabilitas keamanan Bali memiliki arti penting, tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga untuk menjaga citra Bali sebagai daerah yang aman dan kondusif bagi sektor pariwisata serta aktivitas masyarakat.

Baca juga:  Jadikan Nyepi Sebagai Momentum Introspeksi

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf. Widi Rahman menyampaikan, rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan sosial di Bali.

“Melalui koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan potensi konflik sosial dapat diantisipasi sejak dini sehingga perayaan Nyepi dan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib dan penuh rasa saling menghormati,” ungkapnya.

Baca juga:  Dana Kreativitas Serangkaian Nyepi, Tak Mesti untuk Ogoh-ogoh

Selain itu kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kerukunan antarumat beragama, toleransi serta stabilitas keamanan wilayah. Dengan demikian perayaan Nyepi dan Idul Fitri di Provinsi Bali dapat berlangsung aman, tertib dan damai. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN