Penumpang di Bandara Ngurah Rai. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Arus penumpang pesawat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai diprediksi melonjak signifikan saat perayaan Idulfitri 2026. Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas wisatawan dan pemudik, sejumlah maskapai mengajukan penerbangan tambahan atau extra flight.

Hingga Minggu (15/3), pengelola bandara mencatat ratusan pengajuan penerbangan ekstra yang disiapkan untuk melayani penumpang yang datang maupun meninggalkan Pulau Dewata selama periode Lebaran. Data terakhir menunjukkan terdapat total 401 pengajuan extra flight dari berbagai maskapai. Rinciannya, sebanyak 390 penerbangan tambahan diajukan untuk rute domestik, sementara 11 penerbangan lainnya untuk rute internasional.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati menjelaskan bahwa tambahan jadwal penerbangan tersebut akan meningkatkan kapasitas angkut penumpang secara signifikan.

Baca juga:  Evakuasi Batang Kayu dan Sampah Kiriman dari Pantai Labuan Sait, Ini Dikerahkan

“Selama periode angkutan Lebaran, bandara memproyeksikan penambahan sekitar 72.076 kursi untuk penerbangan domestik dan 2.552 kursi untuk penerbangan internasional,” ungkapnya.

Lonjakan kapasitas ini, diharapkan Nugroho Jati, mampu mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan udara, baik dari wisatawan maupun masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Dalam pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026, pengelola bandara telah memetakan sejumlah potensi tantangan yang perlu diantisipasi sejak dini.

“Ada beberapa hal yang menjadi atensi kami, diantaranya terkait dengan potensi lonjakan trafik dan pergerakan penumpang, cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, serta potensi kepadatan lalu lintas di sekitar bandara,” ujarnya.

Pihak bandara menegaskan bahwa berbagai langkah mitigasi telah disiapkan, termasuk penguatan koordinasi dan alur komunikasi antarinstansi guna menjaga kelancaran operasional serta mempertahankan kinerja ketepatan waktu penerbangan (on-time performance). Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, bandara menyiagakan sebanyak 2.598 personel gabungan dari berbagai unsur pemangku kepentingan.

Baca juga:  Sambut Pertemuan IMF-WB, Bangunan Blok A Pasar Ubud Rampung Dipaving

Personel tersebut berasal dari internal InJourney Airports, Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Polres Bandara, TNI AU, AirNav, BASARNAS, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, maskapai penerbangan hingga tim ground handling. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

“Selain kesiapan di sisi operasional penerbangan, pengelola bandara juga menaruh perhatian khusus pada potensi kepadatan lalu lintas menuju bandara,” ucapnya.

Untuk itu, Posko Lalu Lintas Lebaran 2026 didirikan di pos simpang AirNav. Posko ini melibatkan personel gabungan termasuk pacalang serta dinas perhubungan guna membantu mengurai kemacetan di jalur akses utama menuju bandara. Sebagai langkah antisipasi tambahan, pihak bandara juga menyiagakan mobil derek untuk menangani kendaraan mogok yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.

Baca juga:  Jangan Salah Kaprah! Ini Terapi Arak Percepat Kesembuhan OTG COVID-19 di Bali

Menutup keterangannya, Nugroho Jati mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan udara melalui Bali agar mengatur waktu keberangkatan dengan baik. “Kami mengimbau kepada calon penumpang pesawat udara untuk memperhitungkan waktu perjalanannya agar tiba di bandara lebih awal. Hal ini sangat penting untuk menghindari kepadatan di area keberangkatan serta memastikan proses check-in dan pemeriksaan keamanan berjalan lancar tanpa terburu-buru,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

BAGIKAN