DENPASAR, BALIPOST.com – Menyikapi Nyepi bersamaan dengan malam takbiran, Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan koordinasi dengan majelis agama. Koster pun mengimbau warga Muslim di Bali agar menggelar takbiran di rumah dan secara sederhana.

“Apabila ada umat Muslim yang merayakan Idul Fitri pada 20 Maret dan melaksanakan takbiran pada 19 Maret, maka kegiatan tersebut diimbau dilaksanakan secara sederhana. Kami dorong agar takbiran dilaksanakan di rumah. Jika harus ke masjid, maka dilakukan lokasinya terdekat dengan berjalan kaki, tanpa pengeras suara berlebihan, tanpa lampu yang mencolok, serta tanpa pawai,” tegas Koster usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung di Lapangan Iptu Soetardjo Mako Brimob Tohpati, Denpasar Timur, Kamis (12/3).

Baca juga:  Jabali Crossing, Daya 2.500 MW akan Masuk ke Bali

Koster menekankan, kemungkinan malam takbiran dilaksanakan saat Nyepi hanya terjadi di sedikit tempat di Bali. “Ada beberapa masjid umat Muslim dari Muhammadiyah saja. Dari data yang kami peroleh hanya sekitar empat masjid dengan jumlah peserta yang tidak banyak,” ucap Koster.

Gubernur pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang selama ini telah terjaga dengan baik di Pulau Dewata. Peristiwa seperti ini bukan pertama kali terjadi dan selama ini tidak pernah menimbulkan masalah karena masyarakat Bali sudah terbiasa saling menghormati.

Baca juga:  Di Penyeberangan Gilimanuk-Ketapang, Pemudik Gunakan Motor Alami Penurunan

Selain itu, Gubernur asal Buleleng ini mengungkapkan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali hingga 8 Maret 2026 menunjukkan tren peningkatan sekitar 8 persen. Kecenderungan juga masih stabil hingga Bandara Ngurah Rai dibuka sampai sebelum Nyepi.

“Astungkara berkat kerja sama semua pemerintah daerah, Forkopimda membuat Bali sangat kondusif. Dunia melihat Bali ini baik sehingga para wisatawan mancanegara merasakan kenyamanan di Bali sehingga kunjungan meningkat. Semoga ini akan terus terjadi ke depan karena sangat penting buat perkembangan ekonomi dan juga kesejahteraan masyarakat Bali,” tegasnya. (Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Sebelum Sertijab, Ini Disampaikan Kapolresta Ruddi
BAGIKAN