Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta. (BP/istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta memproyeksikan tambahan pendapatan daerah sebesar Rp600 hingga Rp700 miliar per tahun dari sektor imbal jasa lingkungan. Hal itu disampaikan Bupati saat melantik 39 pejabat administrator dan pengawas di Kantor Bupati Bangli, Selasa (3/3).

Potensi besar tersebut berasal dari pemanfaatan sumber daya air Bangli oleh kabupaten/kota tetangga. Bupati menyatakan bahwa kajian teknis telah rampung. Jika hal itu terealisasi, struktur APBD Bangli diprediksi akan jauh lebih sehat di masa depan.

Baca juga:  Rayakan HUT ke-54, Telkom Bagi Tas Belanja ke Lentera Bali dan Pengemudi Gojek

Seperti diketahui imbal jasa lingkungan ini sudah diwacanakan Pemkab Bangli sejak kepemimpinan Bupati Bangli I Made Gianyar. Saat itu, pemkab Bangli sudah melakukan kajian, bahkan studi banding ke daerah lain.

Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles diwawancara belum lama ini menyatakan sangat mendukung rencana pemkab Bangli itu. Dia pun mendorong pemkab tidak terus berwacana tapi melakukan tindakan nyata.

Menurut Politikus Partai Demokrat ini, imbal jasa pemanfaatan air akan mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD) Bangli. Lembaga legislatif pun dipastikan siap mengawal jika dalam proses mengejar pendapatan itu perlu peraturan daerah (perda). “Perda apapun, siap,” ujar Carles.(Dayu Swasrina/balipost)

Baca juga:  Breitling Gandeng Ocean Conservancy Gelar ICC
BAGIKAN