
GIANYAR, BALIPOST.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Jasa Konstruksi (Jakon) melakukan aksi tanggap darurat penanganan longsor di saluran Primer Daerah Irigasi (DI) Selat, Kabupaten Gianyar.
Langkah ini diambil untuk memastikan aliran air menuju lahan pertanian warga tidak terhambat. Mengingat saat ini, para petani di wilayah tersebut sedang memasuki masa tanam padi.
Kepala Bidang SDA dan Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Gianyar, Dr. Ir. I Made Dwipa Arta, ST., MT., seizin Kepala Dinas PUPR Gianyar, Rabu (4/3), menjelaskan fokus utama saat ini adalah pembersihan material tanah yang menutupi saluran irigasi.
“Kami sedang melaksanakan penanganan longsor secara intensif agar air dapat kembali mengalir normal ke sawah-sawah petani. Kecepatan penanganan menjadi kunci agar proses penanaman padi tidak terganggu,” ujar Dwipa.
Daerah Irigasi (DI) Selat memiliki peran vital bagi sektor pertanian di wilayah tersebut dengan luas sekitar 37 Hektar lahan sawah.
Saluran irigasi ini melayani 1 Subak, yaitu Subak Selat. Aksi nyata dari Tim Reaksi Cepat (TRC) SDA Jakon ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam mendukung Program Prioritas Nasional maupun Program Prioritas Kabupaten Gianyar terkait Ketahanan Pangan.
Made Dwipa Arta menambahkan TRC SDA Jakon dikerahkan untuk memastikan infrastruktur pengairan tetap optimal. Kelancaran distribusi air irigasi adalah fondasi utama bagi para petani untuk meraih hasil panen yang maksimal, yang pada akhirnya akan memperkuat stabilitas pangan di Kabupaten Gianyar. (Wirnaya/balipost)










