Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan, I Made Subagia. (BP/istimewa)

SINGASANA, BALIPOST.com – Sebanyak 64 ogoh-ogoh dari 10 kecamatan di Kabupaten Tabanan dipastikan bersaing dalam Festival Lomba Ogoh-ogoh Singasana III Tahun 2026. Selain menjadi ajang adu kreativitas jelang Nyepi, panitia menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah bagi para pemenang tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Dari data Dinas Kebudayaan Tabanan, jumlah peserta setelah penutupan pendaftaran pada Jumat (27/2), rinciannya, Kecamatan Tabanan mengirim 14 peserta, Kediri 12 peserta, Marga 11 peserta, Kerambitan 7 peserta, Penebel 6 peserta, Selemadeg Timur 5 peserta, Baturiti 4 peserta, Selemadeg 3 peserta, serta Selemadeg Barat dan Pupuan masing-masing 1 peserta.

Baca juga:  Bali Aman Dikunjungi, #BaliSafe Cultural Festival 2018 Digelar di Belanda

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, I Made Subagia, Minggu (1/3), menjelaskan, proses penilaian tahap awal dilakukan secara hybrid sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Selanjutnya, pada 2 Maret, dewan juri menetapkan lima besar perwakilan kecamatan. “Penjurian lapangan untuk lima besar dilaksanakan 3 sampai 7 Maret,” ujarnya.

Tim juri terdiri atas I Gede Arum Gunawan (budayawan), Agung Harry Sunjaya Sapanca (pelukis), dan I Made Hendra Wahyudi (praktisi seni). Sementara juri kehormatan untuk juara harapan melibatkan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Ketua DPRD Tabanan, dan Wakil Bupati Tabanan.

Baca juga:  Capaian PWA 2025 Rp369 Miliar, Koster Segera Perkuat Regulasi Jaring Wisman Berkualitas

Tujuh unsur menjadi indikator penilaian, yakni keunikan tema, komposisi, karakter atau ekspresi, proporsi anatomi, aksesoris bernuansa tradisi Bali, teknik penyelesaian, serta kreativitas dan inovasi. Penilaian dilakukan melalui akun media sosial peserta dan kunjungan langsung ke lapangan hingga 5 Maret 2026.

Juara pertama masing-masing kecamatan berhak melaju ke Festival Singasana III tingkat kabupaten dan memperoleh biaya kepesertaan Rp35 juta. Para finalis akan menempatkan ogoh-ogoh di areal Garuda Wisnu Serasi untuk penilaian tingkat kabupaten pada 11–12 Maret, sebelum parade digelar 14 Maret 2026.

Baca juga:  Di Gianyar, Seribu Lebih Ogoh-ogoh Diarak Saat Pengerupukan

Untuk tingkat kabupaten, juara pertama diganjar Rp50 juta, juara kedua Rp40 juta, juara ketiga Rp30 juta, juara harapan I Rp25 juta, juara harapan II Rp20 juta, juara harapan III Rp15 juta, serta kategori penyemangat Rp2,5 juta. Sementara tingkat kecamatan, juara pertama memperoleh Rp2 juta, juara kedua Rp1,5 juta, dan juara ketiga Rp1 juta. (Puspawati/balipost)

BAGIKAN