Petugas BBPOM di Denpasar menunjukkan obat tradisonal yang diamankan dari rumah salah satu penjual di Denpasar Barat, Rabu (8/5). Produk ini diamankan karena diduga mengandung bahan kimia obat. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Jasad Perempuan Diduga Korban KMP Tunu Ditemukan di Pengambengan

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 1 Maret 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Agni Agung Patra Limutan
Baik membuat/meramu obat-obatan, menghilangkan yang angker. Tidak baik membangun rumah, mengatapi rumah, pindah rumah, atau memasuki rumah baru.

Kala Gotongan
Baik untuk memulai suatu usaha. Tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat.

Baca juga:  Tidak Baik untuk Melaspas, Berikut Ala Ayuning Dewasa 4 Februari 2026

Kala Kutila
Baik untuk memulai pekerjaan yang mempergunakan api.

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Sampar Wangke
Tidak baik untuk bersenggama, kalau dilanggar bisa melahirkan bayi yang penuh kesialan dan kemalangan.

Titibuwuk
Baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul.

Tutur Mandi
Baik untuk melakukan hal yang bersifat gaib (kedyatmikan), memberikan petuah/nasihat. (Sumarthana/balipost)

Baca juga:  Pemulangan ABK, Bali Jadi Salah Satu Titik Debarkasi
BAGIKAN