Aksi maling yang terekam CCTV. (BP/istimewa

SINGASANA, BALIPOST.com – Sebuah toko kelontong di wilayah Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, dibobol maling pada Minggu (22/2) dini hari. Pelaku masuk dengan cara merusak genteng dan plafon, lalu membawa kabur uang tunai dan ratusan bungkus rokok. Kerugian ditaksir mencapai Rp6,4 juta.

Aksi pencurian tersebut menyasar Toko Kyara yang berlokasi di Jalan Wisnu Marga, Banjar Dinas Batannyuh Kaja. Peristiwa itu pertama kali diketahui pemilik toko, I Made Oka Darmawan, sekitar pukul 06.30 WITA saat bangun tidur. Ia mendapati plafon kamar dalam kondisi jebol dan sejumlah genteng terbuka.

Baca juga:  Beraksi di Belasan TKP, Maling Spesialis Mesin Pompa Diringkus

Merasa ada yang tidak beres, korban segera memeriksa area toko. Laci penyimpanan uang ditemukan dalam keadaan terbuka, sementara rak rokok tampak berantakan.

Rekaman kamera pengawas atau CCTV memperlihatkan seorang pria tak dikenal mengenakan topi, masker, kaos lengan panjang, dan celana pendek. Pelaku terlihat leluasa mengobrak-abrik isi toko. Ia lebih dulu mengambil uang dari laci dan memasukkannya ke saku celana, kemudian menggasak rokok berbagai merek.

Baca juga:  Warga Binaan Perlu Layanan Optimal

Total rokok yang dilaporkan hilang mencapai 178 bungkus, selain itu, uang tunai sekitar Rp700.000 juga ikut raib. Secara keseluruhan, kerugian korban diperkirakan Rp6.411.000.

Kapolsek Marga, AKP I Nyoman Sudarma membenarkan adanya laporan kasus tersebut. Laporan diterima pada Minggu pagi sekitar pukul 07.30 WITA. “Anggota sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan mengecek rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku,” ujarnya, Senin (23/2).

Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan opsnal Satreskrim Polres Tabanan guna mengungkap identitas pelaku dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Awasi Penambangan Batu Padas, DLH Intesifkan Tim Pengawsan
BAGIKAN