Gubernur Bali, Wayan Koster, mendampingi Bupati Badung dan Wali Kota Denpasar menghadap Menteri Lingkungan Hidup (LH) di Jakarta, Jumat (20/2) malam. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali, Wayan Koster, mendampingi Bupati Badung, Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar, Jaya Negara menghadap Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq di Jakarta, Jumat (20/2) malam. Pertemuan tersebut dilakukan untuk memohon arahan sekaligus mencari solusi konkret terkait jadwal penutupan TPA Suwung yang sudah makin dekat, 1 Maret 2026.

Dalam keterangannya di akun media sosialnya, Gubernur Koster menyampaikan bahwa pihaknya menghadap Menteri LH untuk membahas masa depan TPA Suwung di Denpasar.

Baca juga:  Soal Penutupan Akses Selektif Cegah Penyebaran COVID-19, Ini Kata Dishub Denpasar

“Kami menghadap Bapak Menteri LH sekaligus memohon arahan. Astungkara ada solusi penutupan TPA Suwung di Denpasar, sebab TPA Suwung berstatus regional dan kewenangan pusat yang menuntut penghentian open dumping dan terus mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber,” tulisnya di media sosial facebook Pemimpinan Era Baru.

Dikatakan, TPA Regional Suwung selama ini menjadi perhatian serius karena masih menerapkan sistem open dumping. Pemerintah pusat melalui Kementerian LH menuntut penghentian pola tersebut dan mendorong percepatan transformasi menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, termasuk pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya.

Baca juga:  Kunjungan ke Bali Terus Meningkat, Okupansi Hotel Capai 80 Persen

Sebagai TPA regional, Suwung menampung sampah dari Denpasar, Badung, dan sekitarnya. Karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan solusi komprehensif dan berkelanjutan.

Koster menegaskan, Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah daerah terkait berkomitmen menindaklanjuti arahan kementerian dengan langkah strategis. Fokusnya adalah mempercepat pengelolaan sampah berbasis sumber di desa/kelurahan, memperkuat fasilitas pengolahan, serta memastikan transisi penutupan TPA Suwung berjalan terukur dan tidak menimbulkan persoalan baru.

Baca juga:  Bali Dibuka untuk Wisman, Satgas COVID-19 Nasional Keluarkan SE Atur PPLN

Pertemuan di Jakarta ini diharapkan menjadi titik terang dalam upaya penataan tata kelola sampah di Bali, sekaligus menjawab tantangan lingkungan yang semakin mendesak di tengah pertumbuhan pariwisata dan kepadatan penduduk. (Ketut Winata/balipost)

BAGIKAN