Tim Penyaringan dan Penjaringan Bakal Calon (Balon) Ketua Umum KONI 2026–2030, Dr. Maryoto Subekti (tengah, IB Diptha (kiri) dan dan I Gusti Agung Dian Hendrawan (kanan). (BP/suk)

DENPASAR, BALIPOST.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali mulai mematangkan persiapan menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) yang akan digelar untuk menentukan arah pembinaan olahraga Bali lima tahun ke depan.

Musprov KONI Bali dijadwalkan berlangsung pada 23 Maret 2026 di Wiswa Sabha Uttama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar. Agenda utama dalam forum tersebut adalah pemilihan Ketua Umum KONI Bali periode 2026–2030.

Untuk memastikan proses berjalan transparan dan sesuai mekanisme organisasi, KONI Bali telah membentuk Tim Penyaringan dan Penjaringan Bakal Calon (Balon) Ketua Umum. Tim ini diketuai Dr. Maryoto Subekti, dengan Fredrik Billy sebagai wakil ketua, IB Diptha sebagai sekretaris, serta I Komang Suantara dan I Gusti Agung Dian Hendrawan sebagai anggota.

Baca juga:  Grand Istana Rama Hotel akan Gelar Pameran Buku

Dalam rapat yang dipimpin Maryoto Subekti di Kantor KONI Bali, Jumat (20/2), dijelaskan bahwa proses pengambilan formulir pendaftaran bakal calon telah dibuka.

“Pengambilan formulir balon sudah dibuka mulai tanggal 25 Februari hingga 3 Maret 2026,” ujar Maryoto didampingi IB Diptha dan I Gusti Agung Dian Hendrawan.

Adapun batas akhir pengumpulan berkas ditetapkan pada 9 Maret 2026 pukul 16.00 WITA. Selanjutnya, tim akan melakukan verifikasi administrasi dan kelengkapan persyaratan bagi para kandidat yang ingin maju memimpin KONI Bali periode mendatang.

Baca juga:  Atlet Bali Berprestasi di SEA Games 2025, Sumbang 27 Medali untuk Indonesia

Salah satu syarat utama bagi bakal calon adalah memperoleh dukungan minimal 30 persen dari total pemilik hak suara. Dukungan tersebut berasal dari cabang olahraga prestasi, cabang olahraga fungsional, serta anggota KONI dari sembilan kabupaten/kota se-Bali.

KONI Bali berharap seluruh insan olahraga di Pulau Dewata turut menyebarluaskan informasi penjaringan ini agar semakin banyak figur potensial yang berpartisipasi. Dengan demikian, Musprov diharapkan menjadi ajang demokrasi olahraga yang sehat, kompetitif, dan mampu melahirkan pemimpin yang membawa prestasi Bali semakin berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Suka Adnyana/balipost)

Baca juga:  Widiantara dan Desak Ananda Pesilat PD Terbaik
BAGIKAN