Bali United U16 Ikuti Turnamen Internasional di Malaysia
Dua Raksasa Klub Korea Selatan Latihan Di Bali Sebagai Bukti Kekuatan Sport Tourism IndonesiaGianyar (Bali Post) - Dua raksasa sepak bola Korea Selatan memilih Pulau Dewata sebagai “rumah” persiapan musim baru. Keputusan ini bukan sekadar agenda latihan biasa, melainkan sinyal kuat bahwa Indonesia khususnya Bali kian diperhitungkan sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.Berlokasi di Gianyar, Bali United FC melalui fasilitas megahnya, Bali United Training Center, menjadi tuan rumah pemusatan latihan dua klub papan atas Korea Selatan: Pohang Steelers dan Jeonbuk Reserves. Sejak 13 Januari hingga 2 Februari, kedua tim memanfaatkan fasilitas berstandar internasional yang berdiri di atas lahan hampir 31 hektar dengan sembilan lapangan latihan.Keindahan alam Bali bukan hanya memikat wisatawan, tetapi juga memberi atmosfer berbeda bagi para atlet. Hamparan pantai yang berdekatan dengan pusat latihan menghadirkan suasana relaksasi alami membuat sesi latihan tetap intens namun jauh dari kejenuhan.Pelatih kepala Pohang Steelers, Tae-ha Park, mengaku puas dengan kualitas fasilitas dan lingkungan yang mendukung performa timnya. Bahkan sebelum menjatuhkan pilihan, manajemen Pohang sempat melakukan inspeksi ke sejumlah negara seperti Thailand dan Vietnam.“Kami membandingkan beberapa negara sebelum akhirnya memilih Indonesia. Fasilitas dan suasananya sangat mendukung. Ke depan, Bali United Training Center berpeluang menjadi prioritas kami untuk pemusatan latihan berikutnya,” ujar Tae-ha, dilansir dari laman resmi Kemenpora, Sabtu (14/2).Pernyataan ini menjadi bukti konkret bahwa Indonesia mampu bersaing dalam menyediakan infrastruktur olahraga berkelas internasional.Tak hanya fasilitas latihan, Bali juga memiliki dukungan layanan kesehatan modern. Kehadiran Bali International Hospital di kawasan Sanur menjadi nilai tambah penting. Dengan teknologi medis mutakhir, para atlet yang mengalami cedera dapat memperoleh penanganan optimal tanpa harus meninggalkan pulau.Kombinasi fasilitas olahraga, panorama alam, serta layanan medis lengkap menjadikan Bali sebagai paket sport tourism yang komprehensif.Keberhasilan ini sejalan dengan program besar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam mengembangkan sport tourism sebagai penggerak ekonomi nasional. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi luar biasa.Menurut Erick, kekayaan alam Indonesia bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga arena olahraga alami. Ditambah fasilitas stadion, pusat latihan, serta rumah sakit berstandar tinggi, Indonesia memiliki modal kuat untuk mengawinkan olahraga dan pariwisata.“Selain fasilitas, kecintaan masyarakat Indonesia terhadap olahraga menjadi kekuatan utama. Menggelar pertandingan di sini berarti siap disambut lautan penonton,” tegasnya. (kmb44)Ket. Foto : Klub raksasa asal Korea Selatan, Pohang Steelers melakukan training camp di Bali. (BP/Istimewa)
GIANYAR, BALIPOST.com – Skuad Bali United F.C. U16 resmi ambil bagian dalam turnamen internasional usia muda bertajuk JDT International Invitation Games U16 2026 yang digelar di Pusat Latihan Junior JDT, Padang Mawar, Pasir Gudang, Johor, Malaysia, pada 13–16 Februari 2026.
Undangan langsung dari raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim F.C., menjadi bukti pengakuan terhadap kualitas pembinaan usia muda Bali United. Turnamen ini akan mempertemukan talenta-talenta terbaik Asia Tenggara dalam atmosfer kompetisi internasional.
Dilansir dari laman resmi Bali United, Sabtu (14/2), tak tanggung-tanggung, Bali United U16 akan berhadapan dengan tim-tim akademi papan atas kawasan ASEAN, yakni tuan rumah Johor Darul Ta’zim FC, Akademi Mokhtar Dahari (Malaysia), Lion City Sailors FC (Singapura), serta Buriram United F.C (Thailand).
Partisipasi ini menjadi panggung pembuktian bagi generasi muda Bali United untuk mengasah mental, meningkatkan kualitas individu, sekaligus memperluas pengalaman bertanding di level internasional.
Manager Bali United Youth, Richi Kurniawan, menyambut positif kesempatan emas tersebut.
“Ini menjadi kesempatan berharga bagi para pemain muda khususnya Bali United U16 bisa merasakan kompetisi internasional. Harapannya dengan mereka mengikuti JDT International Invitation Games U16 2026 di Malaysia, ada dampak positif bagi perkembangan individu pemain dan juga untuk klub Bali United,” ujar Richi.
Sebanyak 18 pemain terbaik diboyong ke Malaysia, didampingi dua ofisial serta dua pelatih, Edi Supriyono dan I Made Adi Wirahadi. Mereka berangkat membawa misi tak hanya bersaing, tetapi juga menunjukkan karakter sepak bola Bali yang disiplin, berani, dan penuh determinasi. (Suka Adnyana/balipost)