
JAKARTA, BALIPOST.com – Bournemouth menunjukkan mental baja saat sukses membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-1 atas Everton yang harus bermain dengan 10 pemain pada lanjutan pekan ke-26 Liga Inggris di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, Selasa (10/2) waktu setempat.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Iliman Ndiaye, The Cherries bangkit di babak kedua melalui gol Rayan dan Amine Adli untuk membawa pulang tiga poin berharga dari markas The Toffees, dirilis dari Kantor Berita Antara.
Everton tampil agresif sejak awal laga dan bahkan sempat membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Ndiaye. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena sang pemain berada dalam posisi offside. Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah penalti setelah Rayan melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Iliman Ndiaye yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakannya pada menit ke-42 tak mampu diantisipasi kiper Bournemouth, Djordje Petrovic, dan membawa Everton unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bournemouth tampil lebih berani. Upaya mereka terbayar pada menit ke-61 ketika Rayan menuntaskan umpan Adrien Truffert untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi titik balik permainan tim tamu.
Hanya tiga menit berselang, Bournemouth benar-benar membalikkan keadaan. Amine Adli mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan James Hill, membuat Everton terkejut dan skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Bournemouth.
Situasi semakin sulit bagi tuan rumah ketika Jake O’Brien diganjar kartu merah langsung pada menit ke-69. Bermain dengan 10 orang, Everton kesulitan mengembangkan permainan, sementara Bournemouth memilih mengontrol tempo laga.
Meski unggul jumlah pemain, Bournemouth gagal menambah gol di sisa waktu pertandingan. Namun, keunggulan 2-1 sudah cukup untuk memastikan kemenangan sekaligus mengangkat Bournemouth ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 37 poin dari 26 laga, menyamai raihan poin Everton yang berada di posisi kedelapan. (Suka Adnyana/balipost)









