
GIANYAR, BALIPOST.com – Nasib tragis menimpa seorang bocah berusia 11 tahun berinisial, GNJD. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah terseret arus di kawasan “Loloan” Pantai Gumicik, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar Minggu (8/2) sore.
Peristiwa bermula saat korban yang berasal dari Karangasem tersebut mendatangi muara sungai di kawasan Pantai Gumicik sekitar pukul 14.30 WITA bersama dua orang temannya. Berdasarkan informasi di lapangan Saksi menyebutkan bahwa korban sebenarnya sudah diperingatkan oleh rekan-rekannya untuk tidak berenang karena kondisi muara yang berbahaya.
Meski sempat ragu dan bertanya soal kedalaman air, korban akhirnya memutuskan melompat ke tengah muara.Tak lama setelah melompat, gelombang besar datang secara tiba-tiba dan langsung menyeret tubuh korban hingga hilang dari pandangan.
Setelah upaya pencarian mandiri oleh warga dan rekan korban tidak membuahkan hasil hingga pukul 15.00 WITA, kejadian tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kepala BPBD Kabupaten Gianyar, Drs. Ida Bagus Putu Suamba, mengonfirmasi bahwa tim gabungan yang terdiri dari BPBD Gianyar, Balawista, Satpolairud Polres Gianyar, Polsek Sukawati, dan dibantu warga setempat langsung melakukan penyisiran intensif di area muara dan pesisir pantai.
”Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak melakukan penyisiran di sekitar Loloan dan pesisir Pantai Gumicik,” ujar Ida Bagus Putu Suamba.
Pencarian berakhir pilu saat tim menemukan tubuh GNJD di area loloan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas untuk penanganan lebih lanjut. Jenazah saat ini dibawa ke RSUD Sanjiwani. (Wirnaya/balipost)










