
GIANYAR, BALIPOST.com – Untuk menjamin ketenangan istirahat warga serta menjaga kondusivitas wilayah, jajaran Polsek Ubud melaksanakan patroli skala sedang Minggu (25/1) dini hari.
Langkah preventif ini difokuskan untuk mengantisipasi aksi balapan liar (trek-trekan) dan tindak kriminalitas jalanan yang kerap meresahkan masyarakat di akhir pekan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 00.30 hingga 03.30 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Ubud, Kompol I Wayan Putra Antara, S.Pd., M.H. Dengan melibatkan 10 personel gabungan dari fungsi Samapta, Lalu Lintas, dan Opsnal, petugas menyisir titik-titik rawan di sepanjang jalur utama Kecamatan Ubud.
Kompol Wayan Putra menekankan kepada anggotanya agar mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap waspada. “Kami instruksikan anggota untuk tetap dialogis kepada pemuda yang berkumpul, namun keselamatan tetap prioritas utama dengan penerapan body system,” tegasnya.
Patroli menyasar rute strategis yang sering dijadikan ajang berkumpul atau lintasan balap liar, meliputi jalur utama di Jl. Raya Peliatan, Mas, Lodtunduh, Singakerta, Sayan, dan Kedewatan. Ini termasuk simpang strategis meliputi Simpang Patung Bayi Abianseka, Simpang Coco Mart Tebongkang, hingga jantung pusat pariwisata, Simpang Catus Pata Ubud.
Dalam penyisiran tersebut, petugas sempat membubarkan beberapa kelompok anak muda yang masih nongkrong hingga larut malam. Mereka diberikan imbauan untuk segera pulang demi keamanan pribadi dan ketertiban umum.
Berdasarkan laporan akhir, petugas tidak menemukan adanya indikasi balapan liar maupun tindak kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor). Hingga menjelang pagi, situasi di wilayah hukum Polsek Ubud dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.
Kapolsek Ubud menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolres Gianyar sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami ingin memastikan masyarakat Ubud bisa beristirahat dengan nyaman tanpa gangguan suara bising knalpot brong atau ancaman kriminalitas, komitmen kami adalah menjaga Ubud tetap sebagai kawasan yang aman bagi warga maupun wisatawan,” tutup Kompol Wayan Putra Antara.(Wirnaya/balipost)










