Personel TNI AD yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan menemukan kotak hitam pesawat ATR 42-500 di wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan berhasil menemukan kotak hitam pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1).

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, dijelaskan bahwa kotak hitam tu ditemukan setelah sebelumnya tim SAR melakukan pencarian selama lima hari.

“Kotak hitam berhasil ditemukan usai melewati pencarian intensif di medan ekstrem berupa tebing terjal, hutan lebat, serta cuaca yang berubah cepat dan kerap diselimuti kabut,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono dikutip dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Awal 2019, Penjualan Daihatsu Capai 16.274 Unit

Ia menjelaskan, penemuan itu bermula ketika tim dari Yonif 700/WYC serta tim reaksi cepat PT. Tonasa dan Basarnas menyisir bagian ekor pesawat untuk memastikan kotak hitam yang ditemukan terdiri dari dua unit benda yakni berwarna oranye dan berada di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

Perangkat tersebut selanjutnya diamankan untuk diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi untuk diinvestigasi lebih lanjut.

Ia melanjutkan, penemuan kotak hitam ini menjadi perkembangan signifikan dalam operasi pencarian dan penyelamatan pesawat ATR 42-500.

Baca juga:  Kasus Meninggalnya Diplomat Arya Daru, Kapolri Terbuka Terima Masukan

Walau demikian, penemuan kotak hitam ini tidak serta merta menghentikan kerja personel TNI AD di lapangan hingga saat ini.

“Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan pencarian dan evakuasi korban lainnya dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel,” kata dia. (kmb/balipost)

BAGIKAN