Kurir mendapatkan perawatan di rumah sakit. (BP/Yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Jembatan penghubung Desa Dapdap Putih dan Desa Bongancina yang ambruk akibat banjir beberapa hari lalu akhirnya memakan korban. Seorang kurir sepeda motor dilaporkan terjatuh ke sungai setelah tidak menyadari kondisi jembatan yang terputus akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Busungbiu.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal ini terjadi di ruas Jalan Raya Desa Dapdap Putih menuju Desa Bongancina, tepatnya di KM 50,400 Banjar Dinas Tista, Desa Dapdap Putih, Kecamatan Busungbiu, pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 15.00 WITA.

Baca juga:  Kejuaraan Panahan Terbuka Libatkan Klub Se-Indonesia

Korban diketahui bernama I Nyoman Satria Dharma, seorang kurir yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK 3314 UBV, beralamat di Jalan Udayana No. 7A, Banjar Tegal, Singaraja. Saat melintasi jalur tersebut, korban diduga tidak menyadari bahwa jembatan di depannya telah ambruk, sehingga kehilangan kendali dan terjatuh ke sungai bersama sepeda motornya.

“Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan terjatuh ke sungai dari jembatan yang terputus. Korban beserta sepeda motor tercebur ke sungai,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi pada Minggu (18/1).

Baca juga:  Hujan Sebabkan Denpasar Dilanda Banjir dan Pohon Tumbang

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet pada tangan kiri serta bengkak pada lutut kaki kanan. Meski demikian, korban dalam kondisi sadar dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas I Busungbiu, sebelum akhirnya dirujuk ke RS Parama Sidhi Singaraja untuk penanganan lebih lanjut.

IPTU Yohana menambahkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sementara, kecelakaan diduga terjadi karena kurangnya kewaspadaan pengendara saat melintas di jalur menurun tersebut.

Baca juga:  Sejumlah Pipa Kena Garuk Alat Berat Proyek Drainase, Distribusi PDAM Denpasar Terganggu

“Korban diduga tidak menyadari adanya jembatan yang terputus. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, dan korban telah mendapatkan perawatan medis,” jelasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 juta.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi wilayah yang terdampak bencana alam atau infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan,” tandasnya. (Yudha/balipost)

 

BAGIKAN