
GIANYAR, BALIPOST.com – Bek muda Bali United FC, Kadek Arel Priyatna, menorehkan langkah penting di luar lapangan hijau. Kapten Timnas Indonesia U-23 itu resmi terpilih sebagai anggota Executive Committee (Exco) Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), organisasi pemain yang bernaung di bawah FIFPRO dan diakui oleh FIFA.
Penunjukan ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan karier Kadek Arel. Selama tiga tahun ke depan, pemain berusia 20 tahun tersebut akan terlibat langsung dalam roda organisasi yang menaungi, melindungi, serta memperjuangkan hak-hak pesepakbola profesional di Indonesia.
Di jajaran Exco APPI, Kadek Arel bergabung bersama sejumlah nama besar sepak bola nasional, seperti Sutanto Tan, Andritany Ardhiyasa, Achmad Jufriyanto, hingga perwakilan pemain putri, Shalika Aurelia. Kehadirannya secara khusus merepresentasikan suara dan aspirasi para pesepakbola muda Tanah Air.
“Ini menjadi tantangan baru bagi saya sebagai pemain muda. Saya sangat bangga bisa mendapat kepercayaan ini karena merupakan bagian dari upaya mengembangkan sepak bola Indonesia,” ujar Kadek Arel, dikutip dari laman resmi Bali United.
Sebagai anggota Exco, Kadek Arel akan ikut menyusun rencana kerja dan program strategis APPI hingga 2029 mendatang, dengan fokus pada kepentingan seluruh pesepakbola profesional di Indonesia. APPI sendiri telah berdiri sejak 2008 dan dikenal sebagai wadah yang berperan dalam perlindungan hak pemain, edukasi, serta pembangunan solidaritas antarpesepakbola.
Bagi Kadek Arel, kemajuan sepak bola Indonesia sudah terlihat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, meski masih menyisakan pekerjaan rumah.
“Menurut saya sepak bola Indonesia sudah sangat berkembang sejauh ini, hanya memang masih ada kekurangan yang perlu dibenahi demi kemajuan ke depan,” jelasnya.
Selain Kadek Arel, keterwakilan Bali United juga terlihat lewat terpilihnya mantan kiper Serdadu Tridatu, Nadeo Argawinata, sebagai Wakil Presiden APPI. Ia akan mendampingi Hanif Sjahbandi yang terpilih sebagai Presiden APPI periode terbaru.
Sementara itu, jajaran Advisory Board APPI tetap diisi figur-figur berpengalaman, termasuk legenda sepak bola Indonesia seperti Bima Sakti, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Firman Utina, serta dua mantan pemain Bali United, Ramdani Lestaluhu dan Leonard Tupamahu.
Dengan peran barunya ini, Kadek Arel diharapkan mampu menjadi jembatan antara generasi muda pesepakbola dan pengambil kebijakan, sekaligus turut mendorong tata kelola sepak bola Indonesia yang lebih profesional dan berkelanjutan. (Suka Adnyana/balipost)










