
NEGARA, BALIPOST.com – Dahan pohon beringin yang sudah lapuk, patah dan sempat menghambat arus lalu lintas di kawasan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Senin (12/1). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WITA, tepatnya di depan Puri Negara.
Kalaksa BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Selasa (13/1), mengatakan, patahnya dahan pohon perindang itu disebabkan kondisi kayu yang sudah rapuh. Akibatnya, dahan tersebut menutup sebagian badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu I bersama Pusdalops BPBD Jembrana langsung turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat sekaligus penanganan darurat,” ujarnya.
Dalam penanganan di lapangan, BPBD Jembrana juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana serta PLN Negara. Hal ini dilakukan karena terdapat kabel WiFi yang ikut melintang dan berisiko menimbulkan gangguan keselamatan.
Berkat sinergi lintas instansi, proses evakuasi dahan pohon berlangsung relatif cepat. Penanganan dimulai sekitar pukul 18.52 Wita dan rampung pada pukul 19.15 WITA. Setelah pembersihan selesai, kondisi jalan kembali aman dan lalu lintas berjalan normal.
Artana Putra menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, tidak ditemukan kerusakan atau kerugian material.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat melintas di bawah pohon perindang, terutama pada kondisi cuaca yang kurang bersahabat. “Jika menemukan pohon atau dahan yang berpotensi membahayakan, segera laporkan agar bisa segera ditangani,” tandasnya. (Surya Dharma/balipost)










