Petugas mengevakuasi jasad I Wayan Eka Putra di Jalan Danau Beratan Gang III, Denpasar Selatan.(BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Penghuni kos-kosan di Jalan Danau Beratan Gang III, Denpasar Selatan (Densel), Kamis (8/1) pukul 17.00 Wita terusik dengan bau busuk. Setelah dicek ternyata sumbernya dari kamar ditempati I Wayan Eka Putra (41). Pria asal Tabanan ini meninggal dengan kondisi busuk.

Kapolsek Densel, AKP Agus Adi Apriyoga, Jumat (9/1) mengatakan peristiwa ini diketahui pertama kali oleh tetangga kos korban, Salamah (46). Waktu itu Salamah hendak mencuci piring di sebelah kamar korban. Ketika hendak menyalakan mesin pompa air, Salamah mencium bau busuk dari arah kamar korban.

Baca juga:  Gagal di Akpol, Arya Fokus di PON

“Saksi (Salamah) lalu menengok ke dalam kamar korban lewat jendela. Saat itulah saksi melihat korban tergeletak di depan pintu kamar dalam kondisi membusuk,” ucap AKP Apriyoga.

Salamah langsung memberi tahu pemilik kos, Ida Bagus Suamba Ditya (22) dan Deden Nurdin (19). Setelah itu, mereka kembali ke kamar korban memeriksa bersama-sama dari jendela kamar. Kejadian itu lalu dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca juga:  Dicurigai Kena Santet, Remaja Meninggal

“Setelah menerima laporan kejadian itu, anggota Polsek Denpasar Selatan dan Identifikasi Polresta Denpasar langsung mendatangi TKP,” ujarnya.

Saat olah TKP, jasad korban membengkak hingga membungkuk serta wajah sudah dikerumuni belatung. Petugas tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Di TKP diamankan barang bukti satu unit HP, beberapa jenis obat, sebuah kartu e-money, dan surat berobat di RSUP Prof. Ngoerah, Sanglah, Denpasar. Selanjutnya jasad korban dibawa ke kamar jenazah RSUP Prof. Ngoerah menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar.

Baca juga:  Banding Kasus LPD Kedewatan, Jaksa Beber Sejumlah Alasannya

“Korban meninggal diduga karena sakit diabetes yang dideritanya. Karena ada keterangan saksi bernama Suamba Ditya jika korban selama ini mengidap penyakit diabetes,” tutupnya.(Kertha Negara/balipost)

BAGIKAN