Bale Gong Pura Gede Budeng yang roboh akibat terjangan angin kencang Senin (2/1) sore. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Angin kencang yang menerjang di wilayah Jembrana, Senin (2/1/) sore, mengakibatkan sejumlah pohon dan bangunan ambruk. Terparah bangunan bale gong di Pura Gede Budeng ambruk hingga rata dengan tanah.

Dari informasi, sejumlah pohon perindang juga tumbang di tepi jalan Denpasar Gilimanuk, hingga mengganggu arus lalu lintas. Seperti di Jalan Sudirman dan jalan Denpasar Gilimanuk di Tembles, desa Penyaringan kecamatan Mendoyo. Sementara di Pura Gede Budeng, sebuah bangunan roboh hingga rata dengan tanah.

Baca juga:  Soroti Krisis Sampah TPA Suwung, BEM Unud Layangkan Undangan Terbuka ke Gubernur dan Ketua DPRD Bali

Bendesa Budeng, I Ketut Hindu Riyasa mengatakan dari sejumlah wewangunan di Pura Gede Budeng, yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan angin kencang adalah Bale Gong. Kondisinya yang awalnya berdiri kini roboh hingga rata dengan tanah.

Pilar adegan patah di bagian bawah sehingga bangunan atap roboh hingga rata dengan tanah. Nampak reruntuhan genteng berserakan di sekitar bale gong tersebut. “Yang rusak hanya bale gong, roboh. Kalau Palinggih semuanya aman,” kata Hindu Riyasa.

Baca juga:  Dari Singapura “Lockdown" hingga Ini Instruksi Menhub Antisipasi Arus Balik

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan dari informasi awal angin kencang yang melanda mengakibatkan sejumlah kerusakan salah satunya di Pura Gede Budeng. Selain itu juga ada laporan pohon perindang yang tumbang di tepi jalan dan saat ini tengah dilakukan upaya penanganan. “Pohon perindang tidak sampai menimpa kendaraan. Kami masih menindaklanjuti beberapa laporan, termasuk bangunan di Pura Gede Budeng yang ambruk,” kata Artana Putra. (Surya Dharma/Balipost)

Baca juga:  Diperpanjang! Kebijakan PPDN Masuk Bali Harus Tunjukkan PCR Negatif

 

BAGIKAN