Salah satu ruas jalan jurusan ke BROL dan Perancak yang ditutup karena pengerjaan jalan. (BP/Olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Sejumlah ruas jalan menuju Desa Perancak dari kota Negara sengaja ditutup. Penutupan jalur jalan di beberapa titik menuju Perancak, Kamis (12/11) itu lantaran adanya pembangunan jalan yang dilakukan hampir bersamaan.

Sedikitnya ada tiga proyek perbaikan jalan yang dikerjakan hampir bersamaan dan mengharuskan penutupan jalan. Seperti di jalan LC Dauhwaru ke Mertasari, jalan Menega ke Yeh Kuning (lewat SMP Nasional) hingga di LC Dauhwaru. Praktis jalan utama untuk menuju ke Balai Penelitian dan Observasi Laut (BROL) di Budeng yang tembus ke Perancak terhadang.

Baca juga:  Indonesia Tawarkan Tiga Proyek Investasi ke Jepang

“Kemarin saya mau ke Perancak tidak bisa semua terhadang (jalan) karena ada proyek. Jalan ditutup, tidak bisa lewat, kecuali memutar jauh dari Yeh Kuning atau Delodberawah, ” ujar Astina salah seorang warga.

Begitu halnya jalan dari Menega ke Yeh Kuning (depan SMP Nasional) awalnya masih dibuka pada Selasa (10/11) lalu. Namun saat itu sejumlah material proyek menumpuk hingga separuh jalan. Dan saat ini jalan ditutup total tidak ada kendaraan bisa melintas.

Baca juga:  Target Rampung 21 November, Realisasi Proyek Jembatan Tukad Mendaum Baru Capai 64 Persen

Keluhan penutupan secara bersamaan ini juga disampaikan warga sekitar lokasi. Semestinya ada jeda waktu pengerjaan (tidak bersamaan) dan ada informasi petunjuk alternatif jalan. Bahkan ada warga yang tinggal di sekitar perbaikan jalan tersebut tidak bisa melintas dan harus memutar jauh dari Yeh Kuning.

Dari pemantauan pengerjaan perbaikan jalan meliputi pengaspalan hingga rabat beton. Meskipun nantinya bisa bermanfaat untuk para pengguna jalan dan warga, semestinya pengerjaan dilakukan tidak sampai menutup seluruh akses jalan. (Surya Dharma/Balipost)

Baca juga:  Proyek Lanjutan Bangli Sport Center Rp1,1 Miliar Dikerjakan 90 Hari
BAGIKAN