Bupati Suwirta saat melakukan kunjungan ke Desa Paksebali. (BP/ist)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Desa Paksebali Kecamatan Dawan terus berbenah untuk meningkatkan potensi pariwisatanya. Sebagai desa wisata, berbagai persiapan telah dilakukan untukk menunjang pariwisata, seperti melakukan penataan dam dan areal pemandian umum Sungai Unda, pembangunan restoran, penataan taman dan patung sekitar desa.

Yang paling baru adalah pemasangan tulisan besar Desa Wisata Paksebali berbahan galvanis di dinding tebing sepanjang kurang lebih 20 meter. Penataan desa ini pun menarik perhatian Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

Baca juga:  Awal Tahun 2018, SMAN 2 Semarapura Sabet Ratusan Juara

Dalam kunjungannya itu Bupati Suwirta mengapresiasi segala usaha pembangunan sarana wisata di Desa Paksebali yang telah mampu menarik banyak wisatawan. Bupati juga mengakui upaya Perbekel Desa Paksebali telah berhasil menggali potensi desa dan mengelolanya berdasarkan Peraturan Desa (Perdes) melalui BUMDes, sehingga dapat menambah PAD. “Langkah selanjutnya saya telah mengirimkan surat permohonan bantuan penataan ke Balai Air dan Sungai Wilayah Bali Penida untuk menata sejuhlah ruang yang masih tersisa disekitar sungai,” ujar Bupati Suwirta.

Baca juga:  MA Vonis Winasa Dua Kali Lipat

Bupati Suwirta berharap seluruh desa dapat mengikuti jejak Desa Paksebali. Menurutnya, dengan dana desa yang cukup besar, tidak ada alasan desa untuk tidak mengambangkan potensi masing masing. “Manfaatkan potensi alam yang ada, menfaatkan SDM setempat, sehingga apapun yang dihasilkan adalah untuk kemakmuran masyarakat itu sendiri,” ujar Bupati asal Nusa Ceningan.

Sementara itu Perbekel Desa Paksebali Putu Ariadi mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Pemkab Klungkung yang turut memacu semangat para perangkat desa dan warga untuk mengembangkan pariwisata di desanya. Berkat berkembangnya pariwisata, Ariadi mengaku desanya mendapat pemasukan minimal Rp 3 juta perbulan. “Masih ada lahan yang bisa kami garap dan kembangkan, semoga Bupati Suwirta berkenan membantu kami,” ujar Ariadi. (Dewa Farendra/balipost)

Baca juga:  Dua Zona Merah Ini, Tambah Kasus COVID-19 Hingga 211 Orang Juga Korban Jiwa
BAGIKAN