Made Agus Budiasa (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Penyaluran Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat ke Kabupaten Karangasem menurun drastis. Pada tahun 2026 ini, DD pusat menurun hingga puluhan miliar rupiah ke bumi lahar dari tahun sebelumnya.

Kepala Dinas DPMD Karangasem, Made Agus Budiasa, pada Selasa (20/1), mengungkapkan, DD yang diterima Kabupaten Karangasem pada 2026 mengalami penurunan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya.

“DD tahun ini turun hingga puluhan miliar. Tahun ini Karangasem hanya mendapatkan DD sebesar Rp 26 miliar lebih, kalau tahun sebelumnya Karangasem dapat DD sebesar Rp 95 miliar lebih. Jadi, kalau dilihat penurunan mencapai 69 miliar. Untuk penurunan DD ini terjadi dia semua Kabupaten/kota di Provisni Bali,” ujar Budiasa.

Baca juga:  Bibit Samad Rianto Dilantik Ketua Satgas Dana Desa

Budiasa mengatakan tahun lalu dengan jumlah DD sebesar Rp 95 miliar, setiap desa bisa mendapatkan DD di atas Rp 1 miliar. Tapi untuk saat ini dengan DD sebesar Rp 26 miliar, desa hanya bisa menerima DD sebesar Rp 300 juta lebih. “DD sebesar Rp 26 miliar ini dibagi untuk 75 desa di semua kecamatan yang ada di Karangasem,” katanya.

Menurut Budiasa, alokasi DD yang digelontorkan tersebut peruntukannya sudah disesuaikan dengan monatori desa. Karena masing-maisng desa sudah memiliki atau mempunyai monatori kegiatan yang akan dilaksanakan oleh desa tersebut.

Baca juga:  Penempatan Alat Pemindai Pungutan di Bandara Dievaluasi

“DD ini langsung di transper ke masing-masing desa per triwulan. Dan untuk laporan pertanggungjawaban penggunaan dana ini, langsung dilaporkan desa ke pusat, kami di pemerintah daerah hanya mendapatkan tembusan saja,” jelasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya berharap pemerintah desa sesuai dengan monatori Permendes dan PMK, agar tidak keluar dari ketentuan guna mencegat terjadi persoalan nantinya. “Kami minta penggunaan DD ini jangan sampai keluar dari ketentuan yang ada, guna mengurangi resiko terjadinya masalah hukum kedepannya,” tegas Budiasa. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  DPRD Bali Tak Sepakat MUDP Ikut Urusi LPD
BAGIKAN