Ananda Priantara. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Di tengah situasi pandemi yang belum berhenti, upaya-upaya bersinergi mulai banyak dilakukan oleh banyak kalangan. Belakangan ini, banyak muncul sosok-sosok muda yang terlihat turun ke lapangan untuk bergerak melakukan aksi nyata. Salah satunya, Ananda Priantara.

Pemilik nama lengkap I Komang Triska Ananda Dilivianugraha Priantara ini hadir memberikan warna baru dan harapan optimisme bagi generasi muda Bali. Sosok Ananda ini sudah tidak asing di kalangan anak muda Bali, khususnya kota Denpasar.

Pemuda yang baru saja lulus dengan mendapatkan predikat mahasiswa berprestasi Hubungan Internasional President University ini memang dikenal sudah aktif semenjak bangku sekolah. Ia pernah memimpin Ketua Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Denpasar, dan menjadi Ketua OSIS SMAN 7 Denpasar.

Setelah pada awal April lalu ia memberikan 700 paket makanan siap santap kepada tenaga medis di Bali, kali ini Ananda menggandeng berbagai anak muda lintas universitas untuk turun bergabung dalam aksinya guna mendistribusikan APD di seluruh RS Rujukan yang terdaftar di Provinsi Bali. Dengan rincian bantuan 2.500 Hazmat, 11.000 Gloves, dan 5.000 Masker Medis 3 ply.

Total, sebanyak 11 Rumah Sakit yang mendapat bantuan, yakni RSUP Sanglah, RS Universitas Udayana, RSUD Wangaya, RSUD Mangusada, RS Bali Mandara, RS Sanjiwani Gianyar, RSU Tabanan, RSU Negara, RSUD Klungkung, RSUD Buleleng dan RS Pratama Giri Mas.

“Saya hanya diberikan kesempatan oleh yang di atas untuk menjadi perantara, selagi saya bisa dan dipercaya, apapun saya usahakan untuk berbagi kepada yang membutuhkan,” ujar pemuda yang pernah dipercaya menjadi Analis Kebijakan Publik SDI Kantor Staf Presiden RI ini.

Oleh karena itu, Pemuda yang pernah viral diberbagai media nasional karena aksi membangun Jembatan Gantung untuk warga Lambanapu, Sumba Timur (2018), serta membangun Rumah Edukasi bagi anak-anak pra-sejahtera di Desa Pemuteran, Karangasem ini menginisiasi sebuah gerakan “Satupadu Indonesia” yang memiliki tagline “To Connect, To Collaborate, To Change” pada 2019.

Ditanya sumber pendanaan terkait program-program yang dijalankan, ia mengatakan komunikasi, kepercayaan, dan kolaborasilah yang menjadi kunci keberlanjutan inisiatif positif ini. “Kitabisa (situs penggalangan dana online-red) kemarin mempercayakan kami (Satupadu Indonesia-red) untuk memegang amanah sebagai Koordinator pendistribusian bantuan untuk Wilayah Bali, astungkara kami juga selama ini di dukung penuh oleh KSP, beberapa perusahaan start-up, serta NGO yang menjadi mitra di Ibu kota,” ungkapnya.

Nantinya ia akan berusaha untuk dapat memberikan paket-paket Goodie-Bag Sembako kepada keluarga yang membutuhkan, khususnya bagi masyarakat yang selama ini berkehidupan dari sektor harian dan pariwisata. “Saya yakin anak muda Bali memiliki empati yang tinggi, jika kita semua dapat saling menyama braya, percaya bahwa kita akan dan bisa melewati ini semua bersama,” pungkas pemuda asli Guwang, Gianyar ini. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.