Kadisperindag Bali, Wayan Jarta, melakukan sidak ke Pasar Badung, Senin (6/4). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dalam rangka menjaga ketersediaan pangan serta kestabilan harga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bali melakukan sidak ke Pasar Badung, Senin (6/4). Dalam sidak tersebut, Disperindag mengingatkan agar pedagang dan distributor untuk tidak mempermainkan harga.

Kepala Disperindag Bali I Wayan Jarta mengatakan, sidak dilakukan untuk mengecek dan mengantisipasi agar para pedagang tidak memanfaatkan situasi ini untuk mempermainkan harga sehingga tidak terjadi fluktuasi harga. Sidak yang dilakukan juga untuk memastikan pasokan sembilan bahan pokok lancar masuk ke pasar.

Hasil sidak, tidak ditemukan kendala terkait supply dan distribusi sehingga tidak ada alasan pedagang menaikkan harga. Ia pun mengimbau kepada seluruh pedagang dan pembeli bergotong royong menghadapi wabah COVID-19. “Jangan ada yang memanfaatkan situasi ini. Masyarakat yang membutuhkan bahan pangan agar mendapat harga yang wajar, dan penjual juga mendapat harga yang wajar,” ujarnya.

Baca juga:  Kembangkan Ekonomi Kerakyatan, Desa Adat Bisa Jadi Supplier Grosir

Jika memang ada kendala terkait distribusi dengan alasan pembatasan gerakan di suatu wilayah, maka ia akan menelusurinya lebih lanjut. “Tapi kami lihat sekarang ini di Bali tidak ada permasalahan itu. Yang penting, pengelola pasar sudah mengatur sedemikian rupa dan tentu tidak henti-hentinya saya imbau pengelola pasar selalu menyosialisasksn hal ini,” tegasnya.

Dari sidak juga tidak ditemukan permasalahan harga pangan. Bahkan harga cenderung turun karena kebutuhan masyarakat sudah mulai turun. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN