Perwakilan Bank BJB bersama pengembang PT. PT. Krisna Agung melaksanakan akad KPR Senin (10/3). (Adv/balipost)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Nasabah Bank BJB Kantor Cabang (KC) Denpasar menandatangani akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang dilaksanakan di Kantor PT. Krisna Agung, Selasa (10/3). Akad kredit dihadiri Pemimpin Bank BJB KC Denpasar Dian Kurniawan beserta jajarannya.

Sementara, dari pihak pengembang perumahan, hadir Komisaris PT. Krisna Agung I Gusti Putu Sudiarta dan Ni Luh Made Sudaryanti beserta Direktur PT Krisna Agung I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri, dan Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Gde Pandu Karta Wiguna.

Nasabah yang mengakses KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ini adalah debitur perorangan yang berasal dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Seluruh penerima manfaat menyepakati kredit pemilikan rumah sejahtera ini dengan plafon dan tenor bervariasi antara 13 sampai 20 tahun.

Direktur PT Krisna Agung I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri mengatakan, proses dari awal pengajuan kredit sampai akad kredit sangat dimudahkan dengan kualitas layanan Bank BJB. Bahkan, Bank BJB datang langsung ke lokasi meskipun dengan jarak tempuh yang cukup jauh untuk bisa membantu proses pengajuan kredit konsumennya. “Kita ketahui bersama Bank BJB memiliki kualitas pelayanan memuaskan debitur, sehingga kami sangat senang bekerjasama dengan BJB. Ada 11 pembeli rumah kami ini dilayani dengan fasilitas kredit yang memuaskan,” katanya.

Baca juga:  Mohon Penjelasan Pihak Terkait

Sementara itu, Pemimpin Divisi Corporate Secretary, Bank BJB Widi Hartoto mengatakan penyaluran kredit ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan untuk memberi kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian sejahtera. Langkah ini juga bukti kesungguhan Bank BJB mendukung program pemerintah “Satu Juta Rumah”.

“Sebagai mitra pemerintah, kami senantiasa mendukung berbagai langkah kebijakan demi menciptakan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik,” ujarnya.

Sebagai mitra setia pemerintah, Bank BJB turut serta memberikan dukungan demi menunjang kelancaran realisasi program satu juta rumah tersebut. Untuk penyaluran tahun 2020, Bank BJB dipercaya mendapatkan kuota sebesar Rp 364 miliar atau setara dengan 3.400 unit rumah dengan total portofolio Rp 480 miliar.

Sementara itu, sepanjang 2019, Bank BJB berhasil menyalurkan 110 persen FLPP dari target unit rumah semula. “Besarnya angka penyaluran kredit ini membuat perseroan dipercaya mendapat penambahan kuota sebanyak tiga kali sepanjang 2019,” tegasnya. (Adv/balipost)