Pengumuman dilarang masuk dipasang di pintu masuk areal stade Sidan karena kondisinya makin memprihatinkan dan berbahaya. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Kondisi bangunan stage Sidan di Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, semakin memprihatinkan. Kini, pengunjung tidak perbolehkan masuk ke areal tersebut, lantaran hampir seluruh atap bangunan bolong-bolong dan bocor. Di pintu masuk sudah dipasang tulisan “Dilarang masuk, bahaya bangunan rusak”.

Sejak beberapa minggu ini tidak ada lagi petugas Pemkab Gianyar yang berjaga di areal stade tersebut. Kondisi ini diduga terjadi lantaran kerusakan bangunan kian parah.

Khususnya memasuki musim hujan, bagian atap bocor. Hal itu membuat areal bangunan tidak layak lagi dikunjungi.

Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengaku baru tahu terkait semakin bertambahnya kerusakan stage Sidan. Ia pun tidak mengetahui siapa yang memasang tulisan dilarang masuk tersebut. “Tidak ada laporan, saya baru tahu ini,“ katanya.

Baca juga:  Pemkot Siapkan Anggaran untuk Warga Denpasar yang Positif COVID-19.

Pihaknya akan menelusuri terlebih dahulu, apakah objek itu sepenuhnya aset pemkab atau ada bagian yang merupakan aset desa adat setempat. “Dulu sepertinya ada kerja sama dengan desa adat, makanya harus dibahas,“ jelasnya.

Bila stade Sidan yang berada di jalur Gianyar-Bangli sepenuhnya aset pemkab, pihaknya segera membicarakan dengan Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Sebab, harus ada perencanaan terlebih dahulu, mengingat sekarang belum ada di APBD.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Gianyar Anak Agung Gede Putrawan, pihaknya masih membuat kajian terkait bangunan tersebut. ”Apakah tetap dijadikan stage atau peruntukkannya diubah,” ujarnya. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN