Bupati Artha (kanan) berbincang dengan Wabup Kembang. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Pada 17 Februari 2020, kepemimpinan Bupati Jembrana I Putu Artha bersama wakilnya I Made Kembang Hartawan genap berusia 4 tahun di periodenya yang kedua. Dengan visi “Peningkatan Kualitas SDM Unggul dan Berdaya Saing” dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber daya menuju masyarakat Jembrana sejahtera, banyak torehan positif dihasilkan.

Menjalankan kebijakannya, kedua pimpinan daerah tetap bermuara pada tujuan mulia meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Melanjutkan periode kepemimpinannya, titik berat pembangunan tetap bertumpu pada enam prioritas.

Meliputi bidang pangan sandang papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang adat agama dan budaya, bidang tenaga kerja dan jaminan sosial, bidang pariwisata serta pembangun Infrastruktur. Pada peringatan empat tahunnya, Senin (17/2) pagi, akan digelar kegiatan jalan santai melibatkan segenap komponen masyarakat Jembrana.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprice, pesta nasi jinggo, gemar makan ikan, dan ditambah tampilan berbagai stand Kuliner dari Dinas Koperindag Jembrana. Usai jalan santai, bupati Artha dan wabup I Made Kembang Hartawan dijadwalkan melakukan Peresmian GOR Negara di Desa Baluk, tepatnya di sebelah SMKN 2 Negara.

Malamnya akan diisi acara hiburan. Sederet pengisi acara sudah disiapkan menghibur warga Jembrana. Di antaranya lawak Ketekung Buntut, Bondres Celekontong Mas, Agus Veron, Mr Rayen, Di Ubud Band, serta musisi Jembrana yang tengah naik daun Made Gimbal.

Baca juga:  Festival Jegog Digelar Kembali

Pada 2019 lalu, berbagai torehan Pemkab Jembrana di bawah kepemimpinan Artha Kembang, salah satunya Penghargaan tata ruang kabupaten/kota oleh kementerian Agraria dan Tata Ruang. Kemudian ada Anugerah Revolusi Mental 2019 (kategori Koperasi) Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, kepada Koperasi Kerta Samaya, Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2019 dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI (kali ketiga diraih secara berturut-turut), Penghargaan dari Kementerian Sosial sebagai Kabupaten dengan pelaporan verifikasi PKH, dan Penghargaan Nasional Swasti Saba Padapa sebagai kabupaten/ kota sehat tahun 2019.

Di 2019, Jembrana juga meraih Penghargaan Kabupaten Layak Pemuda Kategori Madya dari Menpora Zainudin Amali, dan Penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut, Atas torehan prestasi itu, Kabupaten ujung barat Pulau Bali ini juga diberikan penghargaan oleh pemerintah pusat melalui kementerian keuangan RI. (Adv/balipost)