PLTG Gilimanuk raih Proper Hijau 4 kali berturut-turut. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – PT. Indonesia Power Bali PGU sub Unit PLTG Gilimanuk untuk keempat kalinya secara berturut-turut menerima penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) kategori hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan untuk kelompok PLTP, PLTGU, dan PLTG ini diberikan langsung oleh Menteri KLHK, Siti Nurbaya di Gedung 2 Istana Wakil Presiden RI Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (8/1).

Sekedar diketahui, penghargaan PROPER Hijau ini diberikan kepada perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan oleh KLHK. Upaya dari PT Indonesia Power Bali PGU sub Unit PLTG Gilimanuk untuk mewujudkan menjaga lingkungan selama kurun waktu lima tahun ini akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

I Nyoman Purwakanta selaku Manager Unit PLTG Gilimanuk – Pemaron mengatakan dengan diraihnya Proper Hijau PLTG Gilimanuk yang ke-4 membuktikan komitmen perusahaan terhadap lingkungan. Hal ini sejalan dengan misi PT. Indonesia Power yaitu Menyediakan Solusi Energi yang Andal, Inovatif dan Ramah Lingkungan melampaui Harapan Pelanggan.

“Dengan kembalinya PLTG Gilimanuk meraih Proper Hijau yang ke-4 telah membuktikan komitmen perusahaan terhadap lingkungan. Sejalan dengan misi perusahaan Menyediakan solusi energi yang andal, inovatif dan ramah lingkungan melampaui harapan pelanggan. Selain itu, penghargaan ini mendorong kami untuk melakukan program-program berkelanjutan baik untuk lingkungan maupun masyarakat,” ujar I Nyoman Purwakanta ditemui Selasa (4/2).

Baca juga:  Penuhi Kebutuhan Listrik di Nusa Penida, Ini akan Dibangun

PLTG Gilimanuk yang berlokasi di Kelurahan Gilimanuk, Jembrana melakukan program-program berkelanjutan yang berkontribusi langsung terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Salah satu program unggulan yaitu konservasi Curik Bali di kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan populasi untuk kelestarian satwa dilindungi.

Selain itu, sejumlah program pemberdayaan masyarakat juga dilaksanakan PLTG Gilimanuk secara berkesinambungan. Pada tahun 2018 – 2019, PLTG fokus pada pengelolaan sampah.

Untuk sampah organik, PLTG Gilimanuk bekerjasama dengan TNBB, Kelurahan Gilimanuk, serta PT. Shorea Barito Wisata membentuk kelompok Komposting Wana Asri yang bertujuan mengolah sampah organik di area TPS Gilimanuk menjadi pupuk kompos. Upaya ini memiliki nilai tambah baik dari segi kesehatan maupun perekonomian masyarakat sekitar TPS.

Sedangkan untuk sampah anorganik, PLTG Gilimanuk bekerjasama dengan masyarakat Gilimanuk membentuk kelompok Bank Sampah Gilimanuk untuk mengubah sampah-sampah plastik menjadi kerajinan yang bernilai ekonomi.

“Kami pada tahun 2018 – 2019 berfokus pada isu pengelolaan sampah. Dimana untuk sampah organik bekerjasama dengan kelompok Wana Asri membuat pupuk kompos dan sampah anorganik bekerjasama dengan kelompok Bank Sampah membuat kerajinan yang bernilai ekonomi,”  terangnya. (Surya Dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.