Komang "Odon" Sugita. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali meloloskan delapan petenis meja. Terdiri atas empat putra dan empat putri.

Mereka adalah I Made Galung Kesuma Negara, I Putu Tedja Lajuardi, Komang Sugita, Deva Prasetia (putra) serta Made Sisca Pratiwi, Galuh Prasasti, Kadek Ayu Puspawati, Komang Anik Sudarnita (putri).

Salah seorang pelatih tim PON Gede Ardika, di Denpasar, Sabtu (1/2) menuturkan, kedelapan atlet PON turun pada event bergengsi bertajuk ‘Best of The Best Table Tennis Champion 2020’ di GOR Diviacita Denpasar, pada 12-14 Februari. Dijelaskannya, invitasi ini merupakan peserta yang di undang panitia, dan seluruh kontestan sudah malang-melintang pada berbagai kejuaraan berkualitas. “Turnamen bergengsi ini hanya mempertandingkan tunggal dan ganda putra putri,” jelas Ardika.

Ia menyebutkan, di sektor putra pesertanya seperti Yon Mardiono (Xiom Jakarta), M. Gilang Maulana dan Rahmat Taufik Nursabri Pakaya (PTM Stoni Jakarta), M Luki Purkani (K-18 Jakarta), Ficky Supit (Best Surabaya), Li Jiaqi (Tiongkok). Sementara di sektor putri, peserta yang ikut berpartisipasi seperti Lam Teng Si dan Tay Hui Li (Singapura), Stella Priska Palit, Mira Fitria dan Rina Sintya (Belya Jakarta), Noor Azizah Dwi Agustin (NPC Solo), Nuni Sugiani (NHI Bandung).

Baca juga:  Kapolda Cup 2018, Cari Atlet Tenis Meja Andal

Ardika menambahkan, panitia menyediakan hadiah yang menggiurkan. Untuk tunggal putra dan putri juara I Rp 35 juta, juara II Rp 17 juta dan juara III Rp 8 juta. Sedangkan untuk juara ganda putra dan putri juara I Rp 88 juta, juara II Rp 26 juta dan juara III Rp 17 juta. “Kami harapkan atlet PON Bali bisa menyumbang medali,” jelas Ardika. (Daniel Fajry/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.