Sebanyak 60 mahasiswa WIP Batch 6 FS Unwar dilepas oleh Dekan Fakultas Sastra Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. Hadir pula Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. pada acara Graduation Day di Ruang Sri Kesari Warmadewa Mandapa, Rabu (18/12). (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah mengikuti perkuliahan selama satu semester di Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (FS Unwar), mahasiswa Warmadewa International Program (WIP) Batch 6 dilepas di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Warmadewa, Rabu (18/12). Pelepasan dilakukan langsung oleh Dekan FS Unwar Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum. bersama para Wakil Dekan yang dihadiri oleh Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. dan pejabat struktural, para dosen, serta pegawai di lingkungan FS Unwar.

Dekan FS Unwar Prof. Dr. I Nyoman Kardana, M.Hum., mengatakan pada Graduation Day Bacth 6 ini, WIP FS Unwar melepas 60 mahasiswa dari 25 perguruan tinggi yang berasal dari 6 negara berbeda di Eropa. Di antaranya dari Finlandia 7 orang, Prancis 4 orang, Jerman 44 orang, Belanda 2 orang, Swiss 2 orang, dan Taiwan 1 orang. Mahasiswa WIP Batch 6 yang dilepas diberikan Certificate of Participation dan Academic Transcript sebagai bukti telah mengikuti pendidikan akademik di WIP FS Unwar.

Baca juga:  Unwar Peduli Korban Gempa Lombok

Dikatakan, WIP Bacth 6 ini mengalami peningkatan jumlah dari WIP Bacth 5. “Manfaat dari pelaksanaan program kelas Internasional ini adalah untuk mengembangkan atmosfer akademik di Unwar sebagai media interaksi langsung, baik untuk mahasiswa FS Unwar maupun semua mahasiswa dari fakultas lainnya. Selain itu, bagi dosen-dosen program ini dimanfaatkan sebagai sarana mengembangkan diri untuk mengajar pada level internasional dan meningkatkan kompetensinya mengajar dengan bahasa Inggris,’’ tandas Prof. Kardana, Rabu.

Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengatakan bahwa mahasiswa WIP yang berasal dari berbagai negara menjadi media yang baik untuk mempromosikan Warmadewa di kancah dunia internasional. Apalagi, peningkatan jumlah peserta yang mengikuti program ini dapat memperkuat posisi Unwar dan menjadi tolok ukur kemajuan iptek di Unwar. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.