DENPASAR, BALIPOST.com – Pembayaran produk elektronik kini mengalami pergeseran. Dulunya, produk elektronik lebih banyak dibayar tunai namun kini banyak juga yang memanfaatkan pembayaran nontunai dan kredit.

Kondisi ini diakui Branch Manager LGEI Bali, Sugito Puspo Aji, Sabtu (12/10). Menurutnya pembayaran secara tunai mulai menurun, digantikan dengan nontunai maupun kredit. Baik itu kartu debit, kredit maupun menggunakan jasa lembaga finansial.

Dia menyebut persentase antara tunai dan kredit sudah mencapai 60 persen berbanding 40 persen. “Dua tahun belakangan ini muncul kecenderungan menggunakan pembayaran nontunai maupun kredit ketika membeli produk elektronik,” ungkapnya ditemui di Grand Opening Grand Bumi Mas, Sabtu (12/10).

Kondisi ini terjadi, karena suku bunga kredit yang ditawarkan lebih rendah. Persyaratan menggunakan kredit saat ini juga lebih mudah.

Sementara itu, terkait dibukanya booth LG di Grand Bumi Mas, ia mengatakan untuk melayani kebutuhan konsumen yang ada di Denpasar Utara dan Badung serta wilayah sekitarnya. Terutama untuk produk-produk premium.

Baca juga:  Penjualan Produk Panasonic Tumbuh 15 Persen

Dengan display yang bagus, konsumen, lanjutnya, bisa merasakan pengalaman langsung saat memilih produk. Ditargetkan penjualan bisa mencapai 1,5 – 2 miliar rupiah per bulan. “TV masih mendominasi penjualan saat ini dibandingkan produk elektronik lainnya,” jelasnya.

Disebutkan Direktur Bumi Mas Richie Caisar Bumi, Grand Bumi Mas merupakan toko ketiga yang dimiliki. Sebelumnya, sudah ada dua toko yang semuanya berada di Tabanan. “Kami berupaya mendekatkan diri ke konsumen, terutama pelanggan-pelanggan lama yang ada di Denpasar sekitarnya,” kata Richie yang menyebutkan Bumi Mas sudah hampir 30 tahun beroperasi.

Target penjualan, lanjutnya, bisa mengalami peningkatan dua kali lipat dibandingkan saat soft opening. Selama soft opening, ia mengatakan terjadi peningkatan penjualan 40 persen. “Kami tetap berupaya untuk mempertahankan Bumi Mas sebagai toko elektronik yang termurah dengan kualitas yang baik,” ujarnya didampingi Direktur Bumi Mas, Kevin Andrian Bumi. (Diah Dewi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.