SINGARAJA, BALIPOST.com – Peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) terjadi di Jalan Singaraja – Bedugul Km 9.00 Dusun Pumahan, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Minggu (8/9). Empat kendaraan terlibat kecelakaan beruntun.

Akibatnya, selain kendaraan mengalami kerusakan, pengendara dan penumpang mengalami luka-luka sampai menjalani perawatan di rumah sakit. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK mengatakan, sebelum kejadian, lalulintas di lokasi ramai lancar.

Sekitar pukul 16.30 Wita, kendaran DK 1150 FY dikendarai Gede Sumanada (55) asal Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan melintas beriringan dengan tiga kendaraan masing-masing Pick Up DK 8708 UV dikemudikan Made Teja (49), warga Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, kendaraan DK 1254 UW dengan pengemudinya Wayan Novi Arta Putra (32) asal Desa Umajero, Kecamatan Busungbiu, dan kendaraan DK 1201 EK yang dikemudikan Nyoman Wiranata (29) warga Desa Bebetin, Kecamatan Sawan.

Tiba di lokasi kejadian, kendaraan paling depan, yakni DK 1150 FY berhenti di tengah jalan karena lalulintas macet akibat ada kendaraan mogok. Saat bersamaan, pick up DK 8708 UV yang posisinya di belakang gagal berhenti dan menabrak kendaraan di depannya.

Baca juga:  Kecelakaan di Tojan, Dua Motor Ringsek

Selanjutnya, bagian belakang pick up juga ditabrak oleh kendaraan DK 1254 UW. Kendaraan ini kemudian ditabrak lagi oleh iringan kendaraan paling akhir DK 1201 EK.

Tak pelak, keempat kendaraan itu bertabrakan beruntun, sehingga mengundang perhatian warga dan pengendara lain. “Ini kecelakaan beruntun, di mana kendaraan terlinat empat unit dan sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Akibat kecelakaan ini, ada empat orang korban luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Korban tersebut yaitu, pengemudi pick up, Made Teja, dirawat di RSUD Buleleng dan seorang penumpangnya Wayan Simin (44) asal Kintamani, Bangli dirawat di Rumah Sakit KDH Bros Singaraja. Kedua korban ini terluka karena benturan saat saat kejadian.

Terkait penyebab lakalantas, Kurniawandari menyebut, masih diselidiki lebih lanjut. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.