DENPASAR, BALIPOST.com – Bali memiliki setidaknya 4.882 koperasi dengan jumlah anggota sebanyak 1.880.338 orang. Jumlah anggota ini mencakup 70 persen masyarakat dewasa yang ada di Bali.

Karenanya Koperasi dipandang lembaga milik masyarakat yang sangat berpotensi untuk ikut memutar perekonomian Bali dan mesejahterakan masyarakat Bali. Untuk memanfaatkan kekuatan ini memerlukan sinergi antara koperasi dan mengikuti perkembangan dan menerapkan teknologi di era industri 4.0.

Ketua Dekopinwil Bali, Tiwi Efendi dalam acara Perayaan Puncak HUT Koperasi yang ke-72, Sabtu (27/7) mengatakan perayaan tahun ini mengadopsi tema reformasi total koperasi di era revolusi industri 4.0. Tema ini, kata dia, harus diterapkan dan tidak hanya dijadikan perayaan seremonial belaka.

Terlebih koperasi di Bali memiliki kekuatan yang cukup besar. Jika disatukan bisa membantu menggerakkan perekonomian Bali dan mensejahterakan masyarakat Bali.

Diakui Efendi, saat ini yang masih sulit diterapkan adalah membangun kerjasama antar koperasi. “Kerjasama antar koperasi ini masih sulit diwujudkan. Padahal koperasi di Bali memiliki modal baik itu modal sendiri maupun modal luar begitu juga anggota yang dimiliki sangat besar dan kuat jika bersatu,” ujarnya.

Baca juga:  "Suspect MSS" di Tabanan Membaik, Tunggu Hasil Lab

Karenanya koperasi diharapkan bisa beradaptasi dan menerapkan teknologi serta aplikasi digital yang bisa membangun kerjasama antar koperasi ini. Juga ke depan anggota koperasi di Bali bisa mencakup 100 persen masyarakat Bali yang memenuhi syarat. “Jika koperasi tidak mampu menerapkan dan mengikuti perkembangan telnologi ditakutkan akan ditinggalkan masyarakat. Sehingga diharapkan ke depan selain meningkatkan jumlah anggota, koperasi harus bisa menerapkan teknologi di era industri 4.0,” ujarnya.

Dalam acara perayaan puncak HUT Koperasi ke-72, hadir Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Selain itu, Wali Kota Denpasar Ida Bagus Dwi Dharmawijaya Mantra, Wakil Walikota Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, dan Sekda Kota Denpasar Anak Agung Rai Iswara. Selain itu, Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan, Perwakilan OPD Kab/Kota se-Bali, dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Gede Indra Dewa Putra. (Wira Sanjiwani/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.