Kodam IX/Udayana menggelar bersih pantai. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kodam IX/Udayana bersama jajarannya membersihkan sampah di Pantai Kelan dan Kedonganan, Kuta, Kamis (2/5). Alasannya karena Kodam tidak ingin pantai tersebut menjadi sorotan media asing ketika sampah memenuhi bibir pantai. Hal ini akan menyebabkan para wisatawan enggan dan kurang nyaman berkunjung ke Pantai Kedonganan.

Selain itu dalam rangka memperingati HUT ke-62 Kodam yang jatuh pada 27 Mei mendatang. Kegiatan tersebut mengusung tema “Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat” Ini merupakan bukti bila Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., terus membangun sinergitas dan jiwa korsa antara prajurit, masyarakat dan komponen bangsa lainnya.

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri saat membacakan sambutan Pangdam menyampaikan, tujuan dilaksanakannya karya bhakti yang Pemda Badung dan masyarakat ini untuk memelihara kebersihan lingkungan pantai yang berada. Selain itu sebagai implementasi dari program Semesta Bali Resik Sampah 2019, serta mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tenteram khususnya bagi masyarakat pesisir pantai. “Dengan karya bhakti ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat cinta lingkungan yang bersih, indah dan sehat terhadap ekosistem laut dan pesisir. Juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar, terutama pedagang ikan yang berdomisili di sekitar pantai ini,” ungkapnya.

Baca juga:  TPA Suwung Kerap Bermasalah, DLHK Badung Gagas TPSB di Benoa

Kasdam mengakui bila Pemkab Badung dibantu masyarakat sekitar pantai selama ini telah berusaha secara maksimal membersihkan dan mengatasi sampah, terutama sampah plastik. Namun sebagai masyarakat Bali yang sadar dan peduli terhadap kebersihan, tentunya akan terus berupaya membantu membersihkan pantai dari sampah agar tetap bersih sehingga destinasi wisata meningkat dan mampu menarik para wisatawan untuk berkunjung.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat meringankan beban Pemerintah Daerah Kabupaten Badung dalam menangani kebersihan lingkungan dari timbunan sampah. Apalagi pantai ini merupakan di daerah wisata,” kata Kasdam.

Dipilihnya Pantai Kedonganan sebagai sasaran karya bhakti karena dijadikan sebagai tempat upacara keagamaan bagi masyarakat Bali, daerah wisata dan merupakan pasar ikan tradisional terbesar yang menjadi destinasi kuliner seafood di Bali. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.