SINGARAJA, BALIPOST.com – Kebakaran kios pedagang di Pasar Kampung Tinggi Jalan Pulau Maluku, Singaraja Sabtu (27/4). Akibat kejadian ini, beberapa lapak dan meja milik pedagang di lantai dua terbakar.

Beruntung, api dengan cepat dipadamkan oleh pedagang dan warga, sehingga api tidak merembet ke kios lain. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan lapak pedagang yang terbakar diantaranya milik Luh Ginasih (45), asal Kelurahan Kampung Baru dan Komang Juniarti (35) asal Kelurahan Penarukan, Singaraja.

Meja bersama perlengkapan berjualan terbakar. Diperkirakan keduanya mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta. Sementara seorang saksi Nengah Sueca (58) pedagang di pasar setempat menuturkan, sebelum kejadian pasar sudah tutup.

Sekitar pukul 13.00 Wita, Sueca menemukan asap mengepul di kios lantai dua Pasar Kampung Tinggi. Dia kemudian memberitahu warga lain.

Warga kemudian memadamkan api dengan peralatan manual. Api membakar meja dan perlengkaan pedagang di los lantai dua.

Khawatir api akan menjalar, warga dan beberapa pedagang berusaha memadamkan api dengan peralatan manual. Meski dengan cara manual, warga berhasil memadamkan api sehingga api tidak merembat ke kios lain di pasar setempat. “Kepala pasar sudah pulang karena pasar sidah tutul, api muncul di lantai dua dan sambil menunggu bantuan pemadam warga berhasil menyiram api sehingga api tidak menjalar ke bangunan lain,” katanya.

Baca juga:  Puluhan Kios Lantai II Pasar Semarapura Rusak Berat

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng Gede Sugiartha Widiada membenarkan telah terjadi kebakaran itu. Sugiartha mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya menerjunkan satu unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

Saat itu api sudah berhasil dipadamkan. Namun, angotanya tetap memastikan api benar-benar padam untuk mencegah kebakaran susulan. “Kami tidak melakukan pemadaman karena api sudah padam. Anggota tetap mengecek memastikan api benar padam, sehingga tidak ada kebakaran susulan,” jelasnya.

Terkait pemicu percikan api, Sugiartha menyebut dari hasil pemeriksaan pedagang, diduga dari api dupa yang lupa dimatikan saat pedagang menutup lapak. Nmun demikian, penyebab pasti kebakaran ini masih diselidiki polisi. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.