Kebakaran ruko di Seminyak. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Rumah dan ruko lantai 3 di Jalan Raya Seminyak No. 64, Kuta, Badung, Rabu (9/1) malam, terbakar. Ruko ini berada di sebelah selatan Warung Made Seminyak.

Sebelum terbakar, I Made Atmaja (35) beralamat di TKP sempat mendengar suara ledakan di lantai 2. Akibat kejadian itu kerugian ditaksir Rp 2 miliar.

Informasi diperoleh di lapangan, adapun yang terbakar yaitu bangunan artshop lantai 2 dengan luas sekitar 80 meter persegi, rumah lantai 3 dengan luas sekitar 75 meter persegi dan barang dagangan artshop serta peralatan rumahtangga.

Made Atmaja (35) mengatakan, awalnya dia berada di kamar rumahnya letaknya di belakang artshop. Sekitar pukul 20.30 Wita, terjadi pemadaman listrik.

Berselang beberapa saat kemudian, terdengar bunyi ledakan di lantai 2 rumahnya. Selanjutnya Atmaja mencari sumber suara ledakan tersebut dan dilihat kepulan asap pekat di kamar lantai 2.

Saking pekatnya asap tersebut membuat Atmaja tidak bisa masuk ke kamar yang terbakar itu. Selain itu dia merasa kepanasan. Dia berusaha mengambil selang di kamar mandi tapi pendek. Akhirnya ia mengambil gayung air kamar mandi dan menyiramkannya ke kamar yang terbakar berulang kali, namun api tidak kunjung padam.

Baca juga:  Kebun Berisi Pohon Jati Siap Jual Terbakar

Selanjutnya Atmaja menghubungi tetangganya yang merupakan Penrepti Desa Seminyak agar menelepon pihak pemadam. Sekitar pukul 20.45 Wita, mobil pemadam datang dan petugas pemadam menyuruhnya keluar. Selanjutnya Atmaja keluar digendong dua petugas pemadam keluar dari kamar.

Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Badung dikerahkan ke TKP. Setelah kerja keras akhirnya petugas berhasil menjinakkan si jago merah pukul 21.20 Wita. Penyebab kebakaran tersebut diduga karena korsleting dik amar lantai 2.

Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Ika Prabawa belum bisa dimintai konfirmasi terkait kejadian tersebut. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.