Pagar Taman Pitbull nampak penyok padahal masih baru. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Bangunan publik menyerupai kandang yang dibangun di pinggir Jalan Udayana, Kecamatan Negara tak pernah difungsikan. Dari informasi, bangunan yang berada di Barat Kantor KPU Jembrana itu rencananya untuk Taman Pitbull atau tempat latihan anjing.

Tetapi sejak berdiri bangunan dikelilingi pagar besi itu akhir 2017 lalu, tidak pernah digunakan. Bahkan kini kondisinya kurang terawat lantaran jarang digunakan.

Terlihat dari pagar yang masih tergolong baru sudah mulai rusak. Pintu pagar terlepas dan salah satu bagian sudah penyok.

Diduga pagar besi itu penyok lantaran tertimpa benda berat sehingga melengkung. “Mungkin karena tertimpa pohon atau semacamnya, baru juga lihat sudah penyok begitu. Kemarin baru dibersihkan (dipotong) rumput,” terang salah satu warga ditemui di lokasi.

Sebelumnya dari informasi warga, pada papan proyek bangunan ini dibangun dari anggaran di Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Jembrana akhir tahun 2017 lalu. Dengan nama kegiatan bangunan gedung tempat olah raga (Taman Pitbull) senilai Rp 193.500.000.

Baca juga:  Ditangkap Warga, Peracun Anjing dengan Potasium

Namun selama setahun terakhir ini jarang ada aktivitas yang dilakukan di sana. Hanya yang terlihat bangunan menyerupai kandang dikelilingi pagar besi.

Sejatinya lahan ini awalnya merupakan tanah lapang yang difungsikan sebagai taman di samping Kantor KPU Jembrana. Jauh sebelum dibangun taman itu, di lokasi tersebut merupakan Gedung Kesenian Jembrana sebelum pusat pemerintahan dipindah ke Dauhwaru.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ketut Karyadi Erawan sebelumnya mengatakan proyek lokasi itu merupakan Taman Pitbull yang masih perlu disempurnakan. Taman tersebut dibangun menurutnya atas usulan dari para komunitas pecinta Pitbull. Rencananya taman itu dipergunakan untuk ajang latihan dan pertemuan para pecinta anjing. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.