Pangdam IX/Udayana melepas keberangkatan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pelabuhan Benoa, Denpasar, Senin (12/11) dipadati pasukan TNI. Pasalnya Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., melepas keberangkatan Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara ke daerah perbatasan NTT-Timor Leste.

Dalam sambutannya Pangdam mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh prajurit Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara, Satgas Intel dan Bantuan, dalam mengemban tugas mulia demi menjaga tetap tegak dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebelum diberangkatkan, pasukan tersebut mengikuti latihan pratugas beberapa waktu lalu.

Mereka diharapkan telah mengetahui dan memahami tugas serta tanggung jawab yang akan diemban di daerah penugasan untuk menjaga wilayah perbatasan RI-RDTL agar tetap aman dan kondusif. Mayjen Benny juga memberi penekanan kepada seluruh prajurit tersebut agar menerapkan apa yang sudah dilatihkan dalam pratugas, terutama yang terkait dengan prosedur pengamanan terhadap pelintas batas dan cara penanganannya bersama instansi terkait di daerah penugasan.

“Selalu adakan koordinasi dengan Kepolisian Timor Leste apabila terjadi pelanggaran di daerah perbatasan yang menjadi tanggung jawab kalian. Jika koordinasi sudah dibangun dengan baik dan penanganan dilaksanakan secara profesional, tugas seberat apapun akan dapat dilaksanakan dengan maksimal,” pintanya.

Ia juga memerintahkan agar prajuritnya itu segera laksanakan orientasi di daerah penugasan, mempelajari karakteristik medan, situasi dan kondisi daerah setempat. Dengan demikian bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka dapat mengambil tindakan yang tidak bertentangan dengan HAM, menyesuaikan diri dengan adat istiadat atau norma yang berlaku dalam masyarakat di mana bertugas. “Mantapkan langkah menuju medan tugas, disiplin dalam setiap tindakan serta pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Tetap jaga dan pertahankan nama baik Kodam IX/Udayana serta TNI Angkatan Darat,” tegasnya.

Kata jenderal bintang dua di pundak ini, ada beberapa hal yang perlu dipedomani oleh seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-RDTL. Pedoman tersebut agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tegakkan disiplin, selalu waspada, tidak boleh sombong dan arogan serta jangan pernah ragu untuk berbuat yang terbaik demi bangsa dan negara. Perhatikan faktor keamanan personel dan materiil selama dalam perjalanan maupun di medan tugas. “Berangkatlah dengan penuh motivasi dan kemantapan hati untuk kejayaan bangsa dan Negara Kesatuan Republik,” tegas lulusan Akmil tahun 1987 ini. (kerta negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.