Dua WNA mengalami kecelakaan naik motor, Kamis (23/8). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Sepasang Warga Negara Asing (WNA), Michigan (26) dan Guyan (39) terjun ke jurang di Banjar Laplapan, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kamis (23/8). Akibatnya sepasang kekasih asal USA ini mengalami luka berat sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat out of control. Kejadian ini pertama kali diketahui l Wayan Sukra, yang hendak ke Pura Dalem Banjar Laplapan untuk melaksanakan persembahyangan pada Kamis pagi sekitar pukul 06.30 Wita.

Kala itu ia mendengar suara orang menangis dan menjerit minta tolong dalam bahasa Inggris. Setelah dicek ternyata dua WNA mengalami luka di jurang di lokasi tersebut. Dua wisatawan ini diketahui jatuh ke jurang tersebut saat mengendarai sepeda motor Honda Scoopy DK 8257 KZ.

Kejadian ini lantas disampaikan ke warga yang lain, hingga ke aparat kepolisian setempat. Tidak berselang lama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar bersama aparat Polsek Ubud tiba di lokasi tersebut pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 wita.

Baca juga:  Kesbangpol Data Keberadaan WNA

Setelah proses evakuasi, dua WNA ini dibawa ke RS Aricanti Desa Mas, Kecamatan Ubud.

Kapolsek Ubud Kompol Made Raka Sugita membenarkan kejadian jatuhnya dua orang wisatawan ke jurang di Banjar Laplapan. Dikatakan penyebab WNA tersebut jatuh kejurang diduga karena belum hapal jalan, ditambah belum mahir mengendarai sepeda motor yang digunakan, sehingga oleh dan terjun ke jurang. “Kedua korban hanya alami luka,” ucapnya.

Akibat kejadian ini korban Guyan mengalami luka lecet di bagian kaki, tangan, punggung dan patah pada tulang pergelangan tangan kiri, bahu patah, serta pergeseran tulang pada punggung bagian kiri. Sementara Michigan mengalami tulang hidung patah, luka robek disekitar hidung, bengkak pada mata kanan. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.