Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengunjungi Pura Pucak Mangu, Petang yang terkena dampak gempa cukup parah. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Gempa 7,0 SR yang mengguncang Lombak Utara, Minggu (5/8) petang berimbas pada sejumlah bangunan dan fasilitas publik di Kabupaten Badung. Guncangan gempa yang dirasakan hingga di Gumi Keris ini telah menimbulkan kerugian hingga Rp 15 miliar.

Melihat kondisi itu, Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, mengatakan akan mendukung menanggulangi dampak bencana yang terjadi di wilayahnya. Pihaknya juga memerintahkan jajarannya untuk mendata secara pasti warga yang terkena dampak gempa. “Sejauh ini kami menerima laporan, kerusakan bangunan baik itu tempat suci dan rumah menimbulkan kerugian mencapai mencapai Rp 7 sampai Rp 15 miliar,” ujar Ketut Suiasa, Selasa (7/8).

Selain menjadi tanggung jawab pemerintah, pejabat asal Desa Pecatu itu juga meminta masyarakat bahu-membahu menangani dampak bencana mengingat bencana merupakan sebuah tragedi yang datang kapan saja. “Dampaknya tentu dirasakan oleh masyarakat yang mengalami secara langsung secara materi dan psikologi,” katanya.

Baca juga:  Rusak Akibat Gempa, Asrama TNI Segera Diperbaiki

Suiasa mengatakan, sejumlah tempat suci di Badung juga mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa. Pura Luhur Pucak Mangu merupakan salah satu dari tempat suci Umat Hindu yang rusak akibat diguncang gempa.

Beberapa bangunan suci, seperti meru, tembok penyengker yang mengalami kerusakan yang cukup parah serta candi bentar agung yang mengalami keretakan. “Karena beberapa hari ke depan di Pura Pucak Mangu akan dilaksanakan upacara puja wali, makanya ini harus mendapat penanganan yang serius,” ucapnya.

Selain Pura Luhur Pucak Mangu, Pura Desa Auman dimana wantilan Pura Desa Auman mengalami kerusakan yang sangat parah. “Ini juga harus mendapat penanganan segera, karena wantilan ini di samping dipakai sebagi pesamuan atau pertemuan warga setempat juga dipakai sebagai Balai Gong,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.