DENPASAR, BALIPOST.com – Terkait bom meledak di gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5), Polda Bali dan jajarannya meningkatkan pengamanan. Perlu diketahui Polda Bali telah menetapkam status Siaga Satu sejak Jumat (11/5).

Terkait bom di Surabaya tersebut, pengamanan gereja di Bali khususnya di Denpasar diperketat. “Kami sedang melaksanskan Siaga Satu sehingga perketat penjagaan di gereja-gereja hari ini melaksanakan kebaktian. Selain itu peningkatan pengamanan di tempat-tempat kunjungan wisata,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo.

Untuk pengamanan di gereja dikerahkan persobel bersenjata lengkap. Selain itu ada penambahan personel dari Ditsabhara dan Brimob Polda Bali.

Sedangkan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja mengimbau masyarakat Bali tetap tenang namun waspada. Untuk sementara waktu masyarakat diharapkan mengurangi kegiatan di tempat-tempat umum. “Berikan informasi terhadap hal-hal atau orang-orang yang dicurigai kepada kepolisian terdekat,” tegasnya.

Baca juga:  Resmikan Renovasi Pura, Ini Janji Anies Baswedan

Kepolisian Polda Bali, lanjut Kabid Humas sedang meningkatkan kewaspadaan dengan memperbanyak patroli, pengamanan Mako, pengamanan petugas di lapangan dan akan melakukan tindakan tegas, keras dan terukur. “Kami mohon kepada segenap masyarakat untuk berdoa agar Bali tetap aman dan tenang. Tempat-tempat tersebut (umum dan ibadah) masuk area diamankan dengan patroli dan menempatkan atau memperbanyak petugas polisi di sana,” ungkapnya.

Dari pantauan di Gereja Katedral di Jalan Tukad Musi, Denpasar, aktivitas jemaat berjalan normal. Nampak beberapa anggota Disabhara Polda Bali bersenjata lengkap melakukan pengamanan di areal gereja tersebut. (Kerta Negara/balipost)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.