DENPASAR, BALIPOST.com – Pelaksanaan Vaksinasi Japanese Enchepalitis (JE) di Kota Denpasar yang dilaksanakan secara serentak di Bali, ternyata belum tuntas. Karena itu, pelaksanaan vaksinasi terhadap virus yang dikhawatirkan mampu menyebabkan radang pada otak manusia ini diperpanjang hingga minggu kedua Mei 2018 ini atau 12 Mei.

Perpanjangan pelaksanaan ini dimaksudkan untuk memaksimalkan adanya kemungkinan masyarakat yang belum tervaksin. Menurut Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Putu Sri Armini, Selasa (8/5), hingga 6 Mei 2018 ini total masyarakat Kota Denpasar yang telah tervaksin JE mencapai 201.821 orang.

Kendati demikian, Diskes Kota Denpasar terus berupaya memaksimalkan dengan menyiapkan layanan di puskesmas terdekat dan rumah sakit pemerintah. “Vaksinasi di Kota Denpasar telah berjalan lancar dan maksimal, hal ini terbukti dengan minimnya hambatan dan tingginya antusiasme masyarakat khususnya otrang tua untuk mengajak anak-anaknya mengikuti vaksinasi JE,” jelasnya.

Sri Armini menambahkan, Diskes Kota Denpasar dalam pelaksanaan yang
menyasar anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun di wilayah Kota Denpasar ini dapat terpenuhi. Jumlah ini mencakup 521 sekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD, dan SMP di seluruh wilayah Kota Denpasar, 471 posyandu, banjar-banjar, puskesmas dan rumah sakit yang telah selesai secara serentak 30 April lalu. “Khusus untuk Kota Denpasar vaksinasi JE sedianya akan dilanjutkan hingga minggu kedua bulan Mei yakni sampai 12 Mei, dimana akan dilaksanakan sweeping atau jemput bola guna meminimalisir adanya masyarakat yang tercecer,” paparnya.

Baca juga:  Imunisasi Rubella Gratis Digelar Agustus dan September

Dalam kesempatan tersebut Sri Armini juga turut menginformasikan kepada para steakholder hingga tingkat desa maupun dusun untuk memberikan sosialisasi terkait dengan pelaksanaan vaksinasi JE hingga minggu kedua di bulan Mei ini. Selain itu, pihaknya juga turut mengimbau masyarakat untuk berperan aktif untuk ikut serta dalam vaksinasi JE agar tidak terkena virus JE. “Diharapkan masyarakat memanfaatkan waktu tambahan hingga 12 Mei ini dan pro aktif dalam mengikuti vaksinasi guna meminimalisir adanya kasus JE di Bali, khususnya Kota Denpasar,” pungkasnya. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.