Ilustrasi. (BP/dok)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Wisatawan asal Cina, Sun Xingrong (52) tewas saat snorkeling di perairan NUsa Penida. Ia meninggal pada Jumat (30/3).

Berdasarkan infomasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 09.45 Wita. Saat itu korban snorkeling bersama 23 wisatawan lain yang menjadi satu rombongan. Namun, ia ditemukan mengambang dengan posisi telungkup oleh Manager Ponton Semaya One, Putu Sujana (46).

Kemudian ia meminta pengawas ponton, Komang Triadi (30) dan life guard, I Made Sudiana (35) untuk mengangkatnya dan dibawa ke atas ponton. Saat itu korban yang sudah dalam keadaan lemas diberi pertolongan pertama dan memuntahkan busa.

Namun, setelah itu kondisinya bukan malah membaik, tetapi mengalami kejang. Atas hal itu, ia langsung dilarikan ke puskesmas Nusa Penida I untuk mendapat penanganan medis.

Baca juga:  Begini, Kondisi Tanggul di Tukad Unda Pascahujan Lebat Semalaman

Sayangnya, setelah kembali mengalami kejang, nyawanya tak terselamatkan. Kejadian ini dibenarkan kapolsek Nusa Penida, Kompol I Ketut Suastika. “Korban dinyatakan meninggal pukul 10.35 Wita. Jenazahnya langsung dibawa ke RSUP Sanglah menggunakan boat. Penyebab meninggalnya belum bisa dipastikan. Kami juga belum bertemu keluarganya,” jelasnya.

Kejadian ini menambah daftar korban di perairan kepulauan itu. Pada awal Februari 2018, wisatawan asing asal Sri Lanka, Nisal Koushikaduwa (30) juga meregang nyawa setelah melakukan aktivitas sama. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis Rumah Sakit Pratama Nusa Penida. (Sosiawan/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.