Suasana paruman desa yang digelar untuk membahas ngaben massal di Desa Timbrah. (BP/ist)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Agenda ngaben massal Desa Pakraman Timbrah, digelar tahun ini. Sejatinya, ngaben yang digelar sepuluh tahun sekali ini akan dilaksanakan pada tahun depan.

Keputusan memajukan ngaben massal ini dibahas di pauman desa setempat. Kesepakatan ini diambil karena adanya surat edaran pemerintah daerah, agar tahun depan tak ada upacara pitra yadnya. Mengingat ada karya Eka Dasa Rudra di Pura Besakih dan karya di Pura Lempuyang.

Pauman Desa sudah membentuk panitia dan menyepakati dengan krama, bahwa ngaben massal akan dilaksanakan 7 Agustus nanti. Ketua Panitia ngaben massal Nengah Sukada, mengatakan ngaben digelar 7 Agustus, setelah pelaksanaan Usaba Sumbu Juli nanti.

Sesuai hasil rapat panitia dengan krama, Sabtu (3/2), sudah disepakati beberapa hal. Ngaben diputuskan tidak ngeruak, tetapi ngereka. Disebut dengan istilah ngaben swasta bambang. Ini sama dengan pelaksanaan sembilan tahun lalu. Saat itu, diikuti dengan jumlah sawa sebanyak 61 sawa. Bebantenan dibeli dari Gria Kemenuh, Subagan, dengan rangkaian ritual juga serupa sama seperti pelaksanaan ngaben sembilan tahun lalu.

Baca juga:  Mohon Terhindar dari Bencana, Warga Timbrah Gelar Doa Bersama

Pelaksanaan agenda metatah yang rencananya disisipkan pada agenda ngaben massal ini, ditunda. Agenda yang disepakati krama setempat, mulai dari ngaben, ngeroras, rsigana dan mesih, dengan urunan hanya sebesar Rp 200 ribu per KK. Jumlah krama di Pauman Desa sebanyak 373 KK. Jumlah urunan ini disamaratakan terhadap semua krama.

Warga setempat menyebutnya dengan istilah tanggung renteng. Jadi, baik keluarga yang punya sawa atau tidak, jumlah urunannya tetap sama. Jumlah sawa sementara yang sudah terdaftar di panitia mencapai 50 sawa ditambah 11 ngelungah. “Bagi yang belum mendaftar, dipersilakan segera menghubungi langsung panitia,” kata Sukada. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.