Ilustrasi. (BP/tom)

DENPASAR, BALIPOST.com – Karaketa Inkai Bali Cokorda Istri Sanistya Rani alias Coki, resmi mengundurkan diri dari skuad Timmas Merah Putih Asian Games (AG), sebab merasa tidak nyaman pasca perombakan manajemen pelatih di tubuh timnas. Sebagai gantinya, dua karateka Inkai Bali, yakni Made Budi Kertiyasa dan Gede Gangga Wijaya, dipanggil masuk pelatnas AG.

Sekum Pengprov Inkai Bali Gede Kusuma Wijaya, di Denpasar, Senin (29/1), menegaskan, penyebab mundurnya Coki bersama tiga karateka timnas AG lainnya, telah dilakukan investigasi melibatkan PP Inkai dan PB FORKI. ‘’Kami serahkan sepenuhnya hasil investigasi kepada PP Inkai dan PB FORKI,’’ sebut Gede Kusuma.

Yang membanggakan, giliran dua karateka Inkai Bali Budi Kertiyasa dan Gangga Wijaya, masuk pelatnas. ‘’Kami berharap, Budi dan Gangga lolos seleknas, hingga resmi masuk skuad timnas AG,’’ harap dia.

Budi dan Gangga dipanggil, sebab mereka mendulang emas, pada Kejurnas Antarmaster, yang digelar, bertujuan merekrut karateka AG. Hanya, Gangga yang asal Tabanan statusnya kini anggota TNI-AD berdinas di Kopassus Banten.

Gede Kusuma menerangkan, Inkai Bali bertekad getol melakukan pembinaan dan agendanya disesuaikan dengan kalender event PP Inkai. Misalnya, PP Inkai menghelat kejurnas Juli mendatang, maka sebagai persiapan Inkai Bali menyelenggarakan dua kali kejurda.

Baca juga:  418 Atlet Inkai Ikuti Piala Bupati Gianyar Cup II

Kejurda pertama bertajuk Bupati Badung Giri Prasta Cup, di GOR Purna Krida, Kerobokan, 23-25 Februari nanti. ‘’Kejurda ini bersifat terbuka, para pelatih diberi kebebasa menerjunkan atlet binaannya, mulai usa dini sampai senior, bisa memperkuat dojo maupun ranting, sebaba ujung tombak pembinaan,.’’ terang dia.

Kejurda Inkai kedua, memperebutkan Piala Bupati Ganyar II/2018, di Gianya, Mei nanti. ‘’Tabanan juga mengadakan kejuaraan internal melalui Kediri Cup, di GOR Debes, 3-4 Februari, guna menjaring atlet yang dikirim ke kejurda, sedangkan Gianyar melakukan hal sama menggelar kejuaraan antarpelajar Dispora Cup, 18 Februari,’’ papa Gede Kusuma.

Agenda Inkai lainnya, kata dia, bakal menyelenggarakan Ujian Kyu III dan Kyu II, serta gashuku, di GOR Buana Parta Singaraja,  17-18 Februari, melibatkan pemegang sabuk hijau, biru, coklat, dan majelis sabuk hitam (MSH). Di samping itu, akan diadakan Ujian DAN Zona Bali, pada 29 Juni – 1 Juli, dipimpin PP Inkai dan Dewa Guru Inkai Pusat. Dikemukakan, jajaran Binpres berikut pengurus Inkai se-Bali, telah menyusun agenda kegiatan 2018, dipimpin Ketua Umum Pengprov Inkai Bali IGB Alit Putra bersama Ketua MSH Made Supatra Karang. (daniel/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.