Suasana sekolah partai PDIP gelombang kedua yang digelar hingga 1 Februari 2018. (BP/ist)

DEPOK, BALIPOST.com – Ketua umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberi pengarahan dan pembekalan secara tertutup kepada 91 calon kepala daerah (gubernur, bupati dan walikota). Pengarahan diberikan Megawati pada Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2018 yang berlangsung selama enam sejak Minggu (28/1) hingga 1 Februari 2018 mendatang di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat.

Sekolah Partai kali ini merupakan angkatan ke 6 sejak diselenggarakannya Pilkada Serentak 2015 lalu. Atau gelombang kedua untuk tahun 2018.

Pada gelombang kedua tahun 2018 ini, dihadiri sebanyak 91 peserta baik cagub maupun cawagub ataupun cawali/cabup dan wakilnya. Sisanya pada gelombang pertama telah mengikutinya pada bulan Desember tahun 2017 lalu. Total peserta yang ikut sebanyak 171 sesuai dengan jumlah daerah yang menyelenggarakan pilkada serentak di tahun 2018.

Usai pengarahan, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta semua calon kepala dan wakil kepala derah yang diusung PDIP tetap mengendepankan politik yang santun dalam menghadapi pilkada. “Tadi Bu Mega mengingatkan terhadap kampanye sehitam apapun harus tersenyum, karena kekuasaan yang diperoleh segala cara tidak akan pernah langgeng,” ujar Hasto.

Baca juga:  HUT, Megawati Ajak Pimpinan Parpol dan Presiden Luangkan Waktu Bersantai

Megawati berharap para calon kepala daerah yang diusung PDIP tidak menggunakan politik uang dan isu SARA untuk memenangkan kampanye. Presiden RI kelima itu menilai, isu tersebut amat berbahaya karena bisa memecah belah masyarakat. “Rakyat kami yakini bisa membedakan pemimpin mana yang hanya memecah belah demi kekuasaan, pemimpin mana yang betul-betul bekerja keras untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah PDI Perjuangan Komarudin Watubun melaporkan pasangan kepala daerah yang mengikuti sekolah partai kali ini tercatat 91 peserta. Mereka akan digembleng sejak 28 Januari hingga 1 Februari 2018.

Beberapa peserta yang telah hadir untuk ikut sekolah partai, yakni bakal Cawagub Jabar Anton Charliyan, bakal Cawagub Jatim Puti Guntur Soekarnoputri, bakal Cagub Kaltim Rusmadi Wongso, hingga bakal Cawagub Kaltim Safaruddin. “Yang belum hadir saat ini sedang mengikuti proses verifikasi di KPU (Komisi Pemilihan Umum), dan akan segera bergabung,” ujar Komarudin. (Hardianto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.