Mata merah bisa dikarenakan beragam penyebab. (BP/ist)

DENPASAR, BALIPOST.com – Musim angin kencang dan hujan seperti sekarang ini, banyak orang yang menderita penyakit mata merah. Tak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, mata merah juga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Sejumlah penyebab bisa menimbulkan mata merah. Berikut enam penyebab yang harus diwaspadai dan bisa dicegah sehingga tidak bertambah parah dan menular :

1. Konjungtivitis

Konjungtivitis atau yang juga sering disebut dengan pink eye adalah infeksi mata yang paling umum dan menular. Kondisi ini terjadi ketika konjungtiva, yaitu membran transparan yang menutupi bola mata dan bagian dalam kelopak mata mengalami infeksi.

Hal ini membuat pembuluh darah pada mata menjadi teriritasi dan membengkak, sehingga membuat mata terlihat kemerahan. Karena konjungtivitas bersifat menular, maka Anda harus mendapatkan perawatan sedini mungkin untuk menghindari penularan ke orang lain.

2. Mata kering

Sindrom mata kering terjadi ketika kelenjar air mata tidak memproduksi cukup banyak cairan mata, baik dari segi kuantitas dan kualitas, untuk melumasi mata Anda. Akibatnya, hal tersebut membuat mata Anda jadi kering dan teriritasi sehingga terlihat memerah.

Anda bisa memberikan obat tetes mata atau air mata buatan (artificial tears) setiap 2-3 jam sekali atau sesuai dengan petujuk yang tertera pada kemasan, untuk membantu meringankan kondisi ini.

3. Alergi

Mata merah sering disebut sebagai mata alergi. Hal ini terjadi karena reaksi umum dari alergi adalah mata merah. Ketika sistem kekebalan Anda bereaksi terhadap zat asing, seperti debu, serbuk sari, bulu binatang, bahan kimia tertentu yang ada dalam make-up ataupun larutan lensa kontak, tubuh Anda secara alami melepaskan histamin sebagai upaya untuk melawan penyebab alergen.

Akibatnya, histamin menyebabkan pembuluh mata membesar sehingga membuat mata Anda jadi merah dan berair. Menghindar segala hal yang bisa memicu alergi dan minum obat antihistamin dapat membantu meringankan reaksi alergi yang Anda alami.

Baca juga:  Soal Obat Mata dan Telinga, Ini Kata Spesialis Mata

4. Mata lelah

Terlalu lama menatap layar monitor, TV, ataupun handphone akan membuat Anda secara tidak sadar jarang berkedip. Padahal, berkedip merupakan salah satu cara alami untuk melembapkan mata Anda sehingga bisa mencegah mata kering dan merah.

Untuk mengurangi risiko mata lelah karena terus-menerus berfokus pada layar komputer, Anda bisa menggunakan kacamata anti radiasi yang dirancang khusus untuk melindungi mata dari paparan sinar komputer dan menerapkan aturan 20-20-20. Aturan 20-20-20 menganjurkan Anda berpaling dari layar monitor setiap 20 menit sekali dan mengistirahatkan mata Anda selama 20 detik dengan melihat objek benda yang jaraknya sekitar 20 kaki (6 meter).

Jika diperlukan, Anda juga bisa meneteskan obat mata ataupun air mata buatan guna melembapkan mata Anda.

5. Cidera di mata

Trauma atau luka pada mata yang disebabkan karena kecelakaan, terpapar benda asing atau zat kimia, baru menjalani operasi, goresan kecil yang menyebabkan kornea lecet, atau luka bakar juga bisa jadi penyebab mata merah. Hal ini terjadi karena pembuluh darah di mata Anda melebar untuk mengalirkan lebih banyak darah ke lokasi cedera sehingga proses penyembuhan dapat berjalan lebih cepat.

Pelebaran atau kadang-kadang kerusakan pembuluh darah di mata inilah yang menyebabkan mata Anda jadi nampak kemerahan. Itu sebabnya, jika ada benda asing yang tidak sengaja masuk dan melukai mata, segera temui dokter agar Anda mendapatkan perawatan medis sesuai dengan kebutuhan Anda.

6. Kondisi medis tertentu

Selain berbagai penyebab yang sudah disebutkan di atas, kemerahan pada mata terkadang bisa menandakan adanya penyakit mata yang lebih serius, seperti uveitis atau glaukoma. Itu sebabnya, jika mata merah Anda terus berlanjut atau justru semakin memburuk, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk diagnosis dan perawatan yang tepat. (Goes Arya/balipost)

Sumber : Okezone

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.